Ratna Sarumpaet ke Komisi III DPR, kasih bukti korupsi Sumber Waras
Ratna merasa KPK tidak sigap mengusut dugaan korupsi yang menyeret nama Ahok ini.
Koordinator Gerakan Selamatkan Jakarta, Ratna Sarumpaet menyambangi gedung DPR. Ratna mengadu ke Komisi III DPR terkait dugaan keterlibatan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Waras. Dia mengklaim punya bukti korupsi Sumber Waras.
Ratna memang sejak lama mengkritik kepemimpinan Ahok di Jakarta. Kritik semakin menjadi ketika Ahok memutuskan maju independen di Pilgub DKI.
"Karena kemacetan di KPK itu, kita merasa jangan-jangan KPK-nya kurang bahas (soal Sumber Waras). Makanya bahan itu kita kasih ke sini," kata Ratna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/3).
Menurut Ratna, dia berupaya memperkuat cita-cita reformasi. Maka dari itu, dia bersama timnya menelusuri kasus Sumber Waras.
"Ketika kebetulan yang terlibat diduga itu Pak Ahok, kita juga mencegah jangan sampai terjebak dalam pemilihan, kan mau pilkada mumpung ini belum terjadi, ini kan (kasus ini) hampir setahun," tuturnya.
Ratna sempat kecewa karena KPK mengungkapkan tidak ada keterlibatan Ahok dalam kasus tersebut. Padahal menurutnya ada penyalahgunaan wewenang.
"Bukan menggulingkan, bila di antara salah satu calon lain pun misalnya terduga korupsi, kita juga pasti persoalkan," tandasnya.
Baca juga:
Ruhut yakin Ahok tetap menang meski syarat independen diperberat
NasDem sebut sia-sia jegal Ahok lewat revisi UU Pilkada
Surya Paloh anggap kini Ahok tinggal mengharap dukungan warga
Ahok tak masalah DPR revisi syarat independen di UU Pilkada
Tanggapan masyarakat Jakarta soal pemimpin idaman
Ahok soal surat edaran PDIP: Saya teman baik sama mereka
Ahok siap tampung duit pengusaha buat jadi penguasa Jakarta