LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Rasiyo vs Risma-Whisnu jual-beli 'serangan', Lucy jadi penonton

Saat Rasiyo selesai memaparkan visi-misinya, Lucy kehilangan jatah bicaranya karena waktu habis.

2015-11-28 03:51:51
Pilkada Surabaya
Advertisement

Pasangan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana jual-beli serangan dengan Cawali Rasiyo di debat Pilwali Surabaya, Jawa Timur putaran terakhir atau seri tiga, Jumat malam (27/11).

Sementara, Lucy Kurniasari masih tetap 'gagap' dan hanya menjadi pendengar setia pada debat yang digelar di Arena DBL, Jalan A Yani, Surabaya.

Sejak awal debat bertema 'Memajukan dan Menyelesaikan Persoalan Daerah, Menyelaraskan pembangunan Kota dengan Provinsi dan Nasional' itu, Rasiyo-Lucy yang disokong koalisi Demokrat dan Parta Amanah Nasional (PAN) terlihat kurang menguasai panggung.

Keduanya tak mampu memanfaatkan waktu. ‎Saat Rasiyo selesai memaparkan visi-misinya, Lucy kehilangan jatah bicaranya karena waktu habis.

Sementara pasangan Risma-Whisnu yang dipoles Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mampu memanfaatkan waktu. Whisnu yang melengkapi paparan Risma, presisi dengan timer debat.

Debat yang dimoderatori Sandrina Malakiano ini makin menarik, ketika memasuki sesi ‎tanya-jawab. Mereka salin jual-beli 'serangan'. Risma-Whisnu mampu menjawab pertanyaan Rasiyo, sementara Lucy tetap menjadi penonton tunggal di atas panggung.

‎Rasiyo bertanya soal pengelolaan sampah ketika Risma-Whisnu masih memimpin, yang dinilainya menggunakan pihak swasta dan telah melebihi batas waktu kontrak.

Secara bergantian, Paslon urut dua menjawabnya dengan cukup cerdas. Risma menyebut raihan Adipura Kencana, salah satu penilaiannya adalah keberhasilan dan efisiensi pengolahan sampah di Kota Surabaya.

"Adipura kencana yang diterima PJ Walikota kemarin adalah bukti pengolahan sampah di Surabaya dinyatakan efektif dan efisien. Itu sudah bukti nyata," jawab Risma.

Kembali Rasiyo bertanya, selama ini Pemkot Surabaya dianggap telah menelantarkan nasib warga pemilik surat ijo yang tak kunjung selesai. Tak hanya itu, Rasiyo juga mengusik buruknya komunikasi Risma, yang tak pernah datang ketika diundang rapat bersama Pemprov Jawa Timur terkait anggaran proyek Kota Surabaya yang bersumber dari APBN.

"Memang kami berpikir keras dan berjuang untuk membebaskan surat ijo tanpa pungutan biaya apapun atau gratis. Namun beberapa waktu lalu masih terkendala oleh aturan. Tapi saya sudah tahu solusinya dan Insya Allah tak lama lagi akan selesai," janji Risma.

Hingga akhir debat, Rasiyo mendominasi penyampaian visi-misi dan sejumlah pertanyaan. Sementara Lucy, tetap menjadi penonton setia serunya debat di atas panggung.

Baca juga:
Debat publik Risma vs Rasiyo sesi terakhir digelar malam ini
Survei Pilkada, Risma-Whisnu menang telak dari Rasiyo-Lucy
Pilkada sunyi senyap, KPU dituding asal-asalan
Organisasi wanita ini ogah pilih Lucy karena belum teruji
Belum terpilih, calon walikota ini luncurkan program aku siap sehat

Advertisement



(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.