Pukul 10.00 WIB, KPU umumkan parpol peserta Pemilu 2019
Pukul 10.00 WIB, KPU umumkan parpol peserta Pemilu 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menetapkan partai politik peserta Pemilu 2019 di Jakarta pada Sabtu (17/2).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menetapkan partai politik peserta Pemilu 2019 di Jakarta pada Sabtu (17/2).
Ketua KPU RI Arief Budiman menuturkan, pihaknya telah mempersiapkan tahapan tersebut bersama seluruh KPU daerah.
"Persiapannya dilakukan dengan rapat bersama KPU provinsi se-Indonesia sejak kemarin dan hari ini," ujar Arief.
Komisioner KPU RI Ilham Saputra juga menyampaikan penetapan partai politik peserta Pemilu 2019 tersebut akan dilaksanakan di Hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta, pukul 10.00 WIB.
KPU telah melakukan verifikasi faktual terhadap partai politik di tingkat pusat dan provinsi pada 28 hingga 30 Januari 2018. Sedangkan verifikasi faktual tingkat kabupaten dan kota telah diselenggarakan pada 30 Januari hingga 2 Februari 2018.
Hingga kini, 16 partai politik dinyatakan lolos pada tahap verifikasi faktual tingkat pusat.
Partai-partai tersebut adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai NasDem, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Demokrat, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).
Selanjutnya, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Adapula partai baru yang diloloskan KPU pada tahap itu, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Berkarya, dan Partai Garuda.
Baca juga:
Di Hari Imlek, Ketua UKP-PIP ingatkan umat beragama jangan sampai dipolitisasi
Waketum Gerindra yakin Prabowo maju Pilpres 2019, deklarasi setelah Pilkada
Mengintip cawapres potensial buat Jokowi
Demokrat sedang persiapkan matang AHY untuk Pilpres 2019
Fadli Zon sebut Cawapres Prabowo kemungkinan dari PAN atau PKS
Ormas sayap Gerindra nilai pemerintahan Jokowi tak layak diteruskan
Jusuf Kalla: Pak Jokowi kan masih muda, kita dukung