Puan Maharani: Presiden masih bersama PDI Perjuangan
"Gak ada pecah kok buktinya saja Ibu Mega masih bertemu dengan pak presiden," kata Puan.
Fungsionaris PDIP yang juga Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menolak berkomentar terkait pertemuan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sore kemarin. Puan beralasan dirinya sudah non-aktif dari pejabat partai dan juga tidak mengikuti pertemuan tersebut.
"Saya gak ikut pertemuannya," ujar Puan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/2).
Saat ditanya apakah partainya akan mengikuti apapun keputusan Presiden Jokowi soal Kapolri, Puan hanya menjawab, "PDI Perjuangan bersama dengan presiden, presiden bersama dengan PDI Perjuangan," ujarnya.
Menurut Puan, pertemuan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi bukti tidak ada perpecahan di dalam partai berlambang banteng tersebut.
"Gak ada pecah kok buktinya saja Ibu Mega masih bertemu dengan pak presiden. Presiden masih bicara dengan Bu Mega. Jadi gak ada yang pecah (hubungan) orang presiden mau bertemu dengan siapa pun, dari tokoh masyarakat kemudian presiden yang lain," ujarnya.
Puan mengatakan wajar jika Megawati memberi usulan karena pernah menjabat Presiden ke-5 RI. "Jadinya kan Bu Mega sebagai presiden kelima juga urun rembuk dan memberikan beberapa masukan, jadi gak ada pecah atau gak pecah, kita masih bersama presiden, presiden masih bersama kita," ujarnya.
Informasi yang dikumpulkan merdeka.com, selain Megawati, yang hadir ke Istana untuk bertemu Presiden Jokowi kemarin adalah Sekjen Nasdem Patrice Rio Capella, Ketum Hanura Wiranto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PKPI Sutiyoso dan Ketum PPP versi Muktamar Surabaya M Romahurmuziy.
Baca juga:
Hasto: Abraham Samad ngaku ringankan hukuman kader PDIP
Fadli Zon ingin Hasto bongkar lobi politik Samad di DPR
Nasib Abraham Samad di ujung tanduk?
Ramai-ramai membantah isu 'Trio Macan Istana'
Ribka Tjiptaning: Siapapun yang lari dari PDIP jadi kecil