Hasto: Abraham Samad ngaku ringankan hukuman kader PDIP
Merdeka.com - Plt Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto hari ini membeberkan pertemuannya dengan Ketua KPK Abraham Samad pada musim pilpres lalu di hadapan Komisi III DPR. Hasto menyebut pertemuan dengan Samad dilakukan 6 kali di tempat yang berbeda-beda.
Menurut Hasto, dalam pertemuan awal, Samad mengaku ikut berjasa meringankan hukuman kader PDI Perjuangan. "Katanya kader kami hukumannya ringan karena bantuan beliau (Abraham Samad)," kata Hasto tanpa menyebut siapa kader yang dimaksud di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2).
Hasto mengatakan, pernyataan Samad tersebut kemudian diikuti dengan keinginan Ketua KPK itu menjadi calon wakil presiden pendamping Joko Widodo (Jokowi).
"Ada niatan untuk membantu kasus hukum dan niatan untuk menjadi cawapres," kata Hasto.
Hasto menambahkan, dalam pertemuan pertama di apartemen The Capital Residence, turut hadir dalam pertemuan Tjahjo Kumolo, bekas Sekjen PDIP yang kini menjabat Mendagri. Namun, kata Hasto, pembahasan baru intens pada pertemuan kedua sampai kelima.
Abraham Samad sudah membantah semua keterangan Hasto ini. Namun, saat itu dia tidak menyatakannya sendiri, melainkan melalui Deputi Pencegahan KPK Johan Budi SP.
Untuk kasus ini, KPK Watch sudah melaporkan Samad ke Bareskrim atas tuduhan aktivitas politik di luar organisasi KPK. Samad disangkakan Pasal 36 dan pasal 65 UU RI no 30 tahun 2002 tentang KPK.
Sejumlah saksi sudah diperiksa Bareskrim dalam kasus ini, seperti Supriyansah, pemilik apartemen The Capital Residence, SCBD, yang diduga sebagai tempat pertemuan Samad-PDIP, dan juga Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya