Projo Angkat Prabowo Jadi Anggota Kehormatan
Budi Arie memberikan jaket berwarna coklat muda secara simbolik sebagai penanda Prabowo resmi menjadi anggota kehormatan.
Penunjukkan ini usai Projo mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo sebagai capres di Pilpres 2024.
Projo Angkat Prabowo Jadi Anggota Kehormatan
Relawan Pro Joko Widodo (Projo) mengangkat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai anggota kehormatan. Penunjukkan ini usai Projo mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo sebagai capres di Pilpres 2024.
"Dan kami memberikan anggota kehormatan Projo kepada Bapak Prabowo Subianto," kata Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta, Sabtu (14/10).
Setelah itu, Budi Arie memberikan jaket berwarna coklat muda secara simbolik sebagai penanda Prabowo resmi menjadi anggota kehormatan. Jaket itu pun langsung dipakai Prabwo.
Lalu, Probowo membalikan badan dan memberi tahu tulisan di balik jaket itu. Tulisan itu berbunyi, ‘setia di garis rakyat’. Riuh teriakan ‘Prabowo Presiden’ pun terdengar dari berbagai sudut di depan rumah Prabowo.
Selain memberikan jaket, Budi Arie juga menyerahkan dokumen cukup tebal dengan sampul berwarna putih. Budi Arie menyampaikan dokumen itu berisi hasil Musyawarah rakyat (Musra) dan 11 agenda kerakyatan.
Hari ini, Projo resmi mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo sebagai capres di Pilpres 2024 mendatang.
Projo mengaku memilih Prabowo karena menteri pertahanan itu bisa melanjutkan program Jokowi.
Selain itu, Projo juga menilai Prabowo sebagai sosok pemimpin yang berani dan pantang menyerah. Menurut mereka, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin seperti itu.
Sudah Konsultasi Jokowi
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengungkapkan, keputusan mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 merupakan aspirasi dari anggota Projo seluruh Indonesia. Sebelum deklarasi dilakukan, Budi Arie sudah berkonsultasi dengan Presiden Jokowi.
"Udah (konsultasi), jangan bilang ada perintah segala macam, udah itu aja, enggak usah sesuatu yang udah jelas diperjelas lagi,"
kata Budi Arie.
merdeka.com
Apalagi, saat memberikan sambutan dalam Rakernas Projo, Jokowi mengungkap kriteria capres pilihannya. Menurut Arie, sosok yang disampaikan Jokowi identik dengan Prabowo.
"Kalau saya tangkapnya sih ke Pak Prabowo, ya kan? Dari semua yang dipidatokan, kriteria tadi. Tapi kita sudahlah, tadi Pak Jokowi intinya cuma satu, siapa yang menjadi suara rakyat adalah penentu kemenangan 2024,"
ucap dia.
merdeka.com
Kriteria Capres Jokowi
Jokowi mengatakan, rakyat Indonesia membutuhkan pemimpin yang mau bekerja untuk bangsa. Bukan pemimpin yang hanya banyak berbicara.
“Sekali lagi, rakyat butuh pemimpin yang tidak banyak bicara, tapi banyak kerja. Yang mau bekerja untuk rakyatnya, yang mau bekerja untuk bangsanya, yang mau bekerja untuk negaranya,” kata Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VI Relawan Projo, di Indonesia Arena GBK, Jakarta, Sabtu (14/10).
Jokowi menyebut, pemimpin Indonesia selanjutnya tidak boleh gampang menyerah. Harus bisa menghadapi tekanan negara-negara besar di dunia. Sosok tersebut juga harus memiliki visi taktis yang jelas.
“Kita membutuhkan sekali lagi pemimpin bernyali besar karena tantangan semakin kompleks dan ingat pemimpin kita presiden kita ini memiliki tanggung jawab untuk membawa kapal besar Indonesia yang penduduknya sudah 278 juta,”
ucap Jokowi.
merdeka.com