LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Prabowo minta maaf soal tampang Boyolali, maksudnya hanya bercanda

Capres nomor urut 01, Prabowo Subianto minta maaf karena pidatonya soal tampang Boyolali menuai polemik. Bahkan, karena pidato itu, memicu demo warga di Boyolali menolak menuntut menolak kedatangan Prabowo.

2018-11-07 10:14:53
Pilpres 2019
Advertisement

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto minta maaf karena pidatonya soal tampang Boyolali menuai polemik. Bahkan, karena pidato itu, memicu demo warga di Boyolali menolak menuntut menolak kedatangan Prabowo.

Permintaan maaf itu diungkapkan Prabowo dalam bentuk Vlog bersama Koordinator Jubir Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dahnil mengunggah vlog itu di akun media sosial Twitter-nya, Selasa (6/11).

Prabowo menjelaskan, tidak ada niat sedikitpun untuk menghina warga Boyolali. Menurut dia, konteks bicaranya sebagai seorang keluarga dengan para pendukung yang hadir pada waktu itu.

Advertisement

Berita terkait Prabowo Subianto bisa diakses di Liputan6.com

"Cara saya kalau bicara familier, istilahnya mungkin bahasa sebagai seorang teman. Audiens pada waktu itu enggak terlalu besar paling hanya 400-500an orang, kader dari partai koalisi, peresmian kantor pemenangan," jelas Prabowo.

Prabowo juga menjelaskan, saat itu dia bicara hampir satu jam. Tapi video yang beredar hanya dua menit. Konteks yang dibicarakan pada waktu itu terkait kondisi kesenjangan yang terjadi di Indonesia. Yang menurut dia, disparitas yang terjadi antara si kaya dan si miskin semakin lebar.

Advertisement

"Kalau saya tampang Bojong Koneng terima kasihlah. Ya tapi kalau saya, maksud saya tidak negatif, tapi kalau ada yang merasa tersinggung saya minta maaf, maksud saya tidak seperti itu," jelas Prabowo.

Dia pun heran, maksudnya untuk melucu malah menjadi persoalan. Menurut dia, Pilpres 2019 akan membosankan apabila tak boleh ada candaan.

"Kalau kita enggak boleh melucu, seloroh, joking, enggak boleh bercanda, ya bosen tidurlah nanti semua capek, mereka kasihan, saya kira begitu maksud saya," tutup Prabowo.

Baca juga:
Polda Metro selidiki unsur pidana pelaporan 'Tampang Boyolali' Prabowo
Bareskrim limpahkan kasus Bupati Boyolali maki Prabowo ke Polda Jateng
Timses sebut makian Bupati Boyolali ke Prabowo bisa langgar pasal pidana
Tim Jokowi soal Tampang Boyolali: Prabowo lama di luar negeri tak paham tepo seliro
Demokrat tak kaget Bawaslu setop kasus 'satu jari' Luhut dan Sri Mulyani

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.