Prabowo bertemu Zulkifli Hasan bahas capres dan cawapres
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Pertemuan berlangsung di rumah dinas Zulkifli Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Senin (25/6).
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Pertemuan berlangsung di rumah dinas Zulkifli Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Senin (25/6).
Prabowo tiba sekitar pukul 10.45 WIB dan langsung menggelar pertemuan tertutup. Hadir dalam pertemuan itu Ketua DPP PAN Yandri Susanto dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.
Terkait momen ini, Yandri menyampaikan, pertemuan ini hanya silaturahmi biasa dan penjajakan koalisi Gerindra dan PAN dalam Pilpres 2019. Mengingat waktu pendaftaran capres cawapres tinggal sebulan.
"Jadi saya kira membangun chemistry itu semakin hari semakin akan sangat intensif siapa presidennya siapa wakilnya, bagaimana format koalisinya. Ini sesuatu yang sangat normal pertemuan hari ini dan memang perlu dilakukan pertemuan-pertemuan seperti ini," jelasnya.
Setelah bertemu Prabowo, Yandri mengatakan, partainya juga akan bertemu dengan partai dan capres yang lain. "Jadi hari ini kita undang atau kita bersilaturahmi dengan Pak Prabowo," jelasnya.
Sementara itu, Ahmad Muzani membantah pertemuan ini berkaitan dengan koalisi. Ia mengatakan pertemuan Zulhas sebagai Ketua MPR, bukan sebagai Ketum PAN.
"Pak Zulkifli Hasan mengundang dalam kapasitasnya sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia. Saya hadir dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua MPR RI," ujarnya.
Prabowo dalam hal ini diundang Zulhas. Muzani mengatakan, kedua tokoh ini akan membicarakan persoalan bangsa.
"Nanti kita dengar pidatonya Pak Prabowo (apa yang dibicarakan)," pungkasnya.
Baca juga:
Pilpres 2019 disebut hanya tinggal perebutan kursi Cawapres
Prabowo buka sumbangan donasi untuk Pilpres, ini aturan dari KPU
Jokowi diminta tak tunjuk Ketum parpol jadi Cawapres, ini alasannya
Prabowo: Mau usaha susah, kredit nggak dikasih, terpaksa minta bantuan rakyat
JK sebagai figur Cawapres kuat, tapi Capres lemah
Gerindra: Pak Prabowo butuh dukungan rakyat bukan dukungan cukong
Golkar soal Gerindra galang dana: Sabar Pak Prabowo, tahapan Pilpres belum mulai