LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PPP Usul Pilpres 2024 Diikuti 3 Pasangan Calon

Arsul menuturkan, pembelahan di masyarakat karena Pilpres hanya diikuti dua pasang punya biaya sosial yang mahal. Keterbelahan menjadikan masyarakat tidak produktif dan hanya menghabiskan energi bangsa.

2021-06-04 10:22:41
PPP
Advertisement

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengusulkan Pilpres 2024 diikuti tiga pasangan calon. Hal ini untuk memperbaiki kualitas agar tidak terulang keterbelahan di dua Pilpres sebelumnya.

"Menurut hemat PPP salah satunya adalah kita perlu mendorong Pilpres diikut lebih dari dua pasang meski konsekuensinya nanti ada putaran kedua," ujar Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani kepada wartawan, dikutip Jumat (4/6).

Arsul menuturkan, pembelahan di masyarakat karena Pilpres hanya diikuti dua pasang punya biaya sosial yang mahal. Keterbelahan menjadikan masyarakat tidak produktif dan hanya menghabiskan energi bangsa.

Advertisement

"Menurut PPP pembelahan yang terjadi potensi pembelahan masyarakat yang terjadi kalau Pilpres diikut dua pasang, recovery costnya biaya pemulihannya sangat mahal by social," ujar Wakil Ketua MPR RI ini.

PPP akan meyakinkan partai-partai lain agar tercipta tiga pasangan calon di Pilpres 2024. Saat ini, partai berlambang kabah itu belum memikirkan siapa calon yang akan diusung.

"Itu yang ingin PPP yakinkan kepada partai-partai lain bahwa pada akhirnya itu harus menjadi dua lagi tidak apa-apa tapi ketika sudah melewati putaran pertama tanpa pembelahan yang tajam maka rasanya Pilpres itu secara kualitas akan lebih baik itu yang kita yakini hari ini," katanya.

Advertisement

"Tentu PPP ingin mempertahankan pakem bahwa sosok yang diusung mewakili dua kekuatan besar negara ini, nasionalis dan agamis meskipun aktualnya kan tidak berarti nasionalis tidak agamis dan yang agamis tidak nasionalis," ucap Arsul.

Baca juga:
Soal Demokrat Ogah Koalisi dengan Partai Kasus Bansos, PDIP Nilai Retorika Politis
PAN Dorong Soetrisno Bachir Jadi Capres di Pemilu 2024
Demokrat Sebut Wacana AHY Cawapres Cak Imin Belum Menjadi Prioritas
PKB Pertimbangkan Duet Cak Imin-AHY di Pilpres 2024
NasDem Prediksi Pilpres 2024 Hadirkan 3 Pasangan Capres-Cawapres
Dasco Sebut Gerindra Cocok Koalisi dengan PDIP

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.