PPP Soal Pertemuan AHY dan Jokowi: Upaya Mendinginkan Suasana Politik
Wakil Sekjen PPP, Ahmad Baidowi menilai, AHY sebagai komandan di partainya melihat jauh ke depan yaitu keutuhan negara dan bangsa. Karena itulah AHY tak mau larut dalam ego politik pascaPemilu.
Ketua Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY bertemu empat mata dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Kamis (2/5) sore. Sejumlah pihak berspekulasi pertemuan ini menandakan Demokrat segera bergabung dengan koalisi Indonesia Kerja. Demokrat, seperti diketahui, mengusung pasangan Prabowo-Sandi pada Pemilu 2019.
Wakil Sekjen PPP, Ahmad Baidowi menilai, AHY sebagai komandan di partainya melihat jauh ke depan yaitu keutuhan negara dan bangsa. Karena itulah AHY tak mau larut dalam ego politik pascaPemilu.
"Itu menunjukkan bahwa AHY sebagai komandan di Demokrat melihat jauh ke depan yakni keutuhan bangsa dan tidak mau larut dalam ego politik Pemilu. Kalah-menang hal biasa dalam pemilu," jelasnya dihubungi Jumat (3/5).
Pemilu, lanjutnya, adalah kontestasi yang tujuannya untuk membangun bangsa, bukan menghancurkan. Jika ada yang kalah dalam Pemilu kali ini, masih ada waktu lima tahun mendatang untuk ikut lagi.
"Masih ada lima tahun lagi utk menuju kontestasi. Kita semua wajib menghormati hasil KPU," jelasnya.
Pertemuan AHY dan juga sebelumnya Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Jokowi, menurutnya sebagai upaya untuk mendinginkan tensi politik.
"Pertemuan antara Jokowi-AHY dan sebelumnya Jokowi-Zulhas itu merupakan upaya mendinginkan suasana politik. Bahwa ada urusan yang lebih besar daripada sekadar hanya urusan kontestasi politik," jelas dia.
Baca juga:
Moeldoko: Soal Reshuffle, Presiden Bilang Bisa Iya Bisa Tidak
Pertemuan Jokowi-AHY Cuma Penegasan Posisi, Demokrat Tetap Bersama Prabowo
Hasil Pleno KPU Gunungkidul: Jokowi-Ma'ruf 76,54%, Prabowo-Sandiaga 23,46%
Laporan Dana Kampanye Jokowi-Ma'ruf: Masuk Rp 606 M, Keluar Rp 601 M
AHY Temui Jokowi di Istana
Jokowi: Terima Kasih Mas AHY
Ditanya Peluang Gabung Koalisi Jokowi, AHY Langsung Pamit 'Makasih Ya'