LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PPP Sebut Nizar Dahlan Kader Kutu Loncat Bikin Keruh Suasana Jelang Muktamar

Aji mengatakan, Nizar merupakan kutu loncat dari Partai Bulan Bintang (PBB). Menurutnya politisi seperti Nizar membahayakan PPP.

2020-10-30 22:11:20
Muktamar PPP
Advertisement

Wakil Ketua DPP PPP Aji Tanjung mengatakan, kehadiran Nizar Dahlan yang mendadak muncul menjelang Muktamar IX dipertanyakan para kader. Nizar adalah orang yang mengkritik Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa karena menaiki jet pribadi untuk konsolidasi di daerah.

Aji mengatakan, Nizar merupakan kutu loncat dari Partai Bulan Bintang (PBB). Menurutnya politisi seperti Nizar membahayakan PPP.

"Politisi seperti dia membahayakan partai, bukan malah membesarkan partai," katanya kepada wartawan, Jumat (30/10).

Advertisement

Aji menegaskan, sebaiknya Nizar diam dan tidak membuat keruh suasana Muktamar melalui pernyataan di media. Dia mengatakan, Nizar pun bukan politikus yang laku di masyarakat

"Padahal dia kan tidak punya basis masa dan tidak laku di masyarakat, kalau laku saat nyaleg harusnya dia terpilih apalagi dulu ia nyaleg di daerah basis," katanya.

Aji menyebut, seharusnya orang seperti Nizar lebih bijak menyampaikan kritikan bukan diumbar ke masyarakat apalagi ia mengaku sebagai Majelis Pakar PPP.

Advertisement

Lebih lanjut, ia mengatakan, jika memang Nizar mengaku sebagai majelis pakar seharusnya ia datang dan muncul ke Kantor DPP PPP baik melakukan koordinasi ataupun konsolidasi.

"Ini kan tidak. Banyak juga kader yang sering datang ke DPP itu mempertanyakan siapa Nizar Dahlan, dan dia gak pernah terlihat di DPP serta tidak dikenal. Kok tiba-tiba muncul jelang muktamar dan malah memperkeruh suasana. Kalau memang majelis pakar main-main dong ke DPP biar dikenal oleh kami sebagai kader akar rumput PPP," pungkasnya.

Baca juga:
Kader PPP Pertanyakan Nizar Dahlan Tiba-tiba Muncul Mengkritik Soeharso
PPP Berencana Buat Konvensi untuk Calon Ketum Pekan Depan
Ingin Bersatu, Humphrey Djemat Ogah Maju di Muktamar PPP 2020
Maju Ketum PPP, Anggota Wantimpres Mardiono Masih Pikir-Pikir
Sandiaga Didorong Maju Caketum PPP, Mardiono Nilai Sulit Harus Ubah AD/ART
Nama Gus Yasin dan Arsul Sani Muncul Jadi Kandidat Ketum PPP

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.