LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PPP Ingatkan Pemindahan Ibu Kota Harus Perhatikan Aspek Sosial

Dia menilai, kerusuhan di Penajam Paser harus menjadi pertimbangan pemerintah untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Pasalnya, untuk memindahkan ibu kota banyak yang harus dipikirkan termasuk harmonisasi sosial.

2019-10-17 12:53:30
Pemindahan ibu kota
Advertisement

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menilai wacana pemindahan ibu kota harus dikaji lebih dalam. Hal ini, ia katakan terkait adanya kerusuhan berujung pembakaran rumah di lokasi ibu kota baru yakni, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Mengingat kejadian ini, maka rencana pemindahan ibu kota wajib dikaji secara mendalam dari segala aspek baik itu infrastruktur, keamanan, pertahanan maupun aspek sosial dan tidak dilakukan secara tergesa-gesa," katanya pada wartawan, Kamis (17/10).

Dia menilai, kerusuhan di Penajam Paser harus menjadi pertimbangan pemerintah untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Pasalnya, untuk memindahkan ibu kota banyak yang harus dipikirkan termasuk harmonisasi sosial.

Advertisement

"Mengingat lokasi kerusuhan adalah calon ibu kota negara, maka pemerintah harus melakukan langkah-langkah ekstra terkait keamanan dan keharmonisan sosial," ungkapnya.

"Mengingat jika nantinya sudah ditetapkan sebagai ibu kota maka akan banyak warga yang datang ke daerah tersebut. Sehingga jika tidak ada antisipasi dikhawatirkan terjadi persoalan sosial baru," sambungnya.

Karena itu, eks Anggota DPR Komisi II ini menilai, pemindahan ibu kota perlu dikaji lebih lanjut. Sehingga pemindahan ibu kota bisa berjalan baik.

Advertisement

Sebelumnya, kerusuhan di Penajam Paser Utara, dipicu aksi warga terkait kasus pengeroyokan berujung penikaman terhadap dua orang pemuda yakni Rn (18) Ca (19) pada Rabu (9/19) malam di pantai Nipahnipah, PPU.

Aksi penikaman diduga dipicu kekesalan seorang pemuda terhadap korban. Dia menantang korban bertemu di pantai Nipahnipah. Hingga akhirnya korban ditikam.

Usai menikam kedua korban, para pelaku kabur ke Balikpapan. Salah satu korban yakni Ca, meninggal dunia. Polisi langsung bergerak cepat. Tiga terduga pelaku pengeroyokan dan penikaman, akhirnya berhasil ditangkap di Balikpapan.

Tak diketahui pemicunya, mulai siang tadi warga turun ke jalan sambil menenteng senjata tajam. Mereka mengusir keluarga pelaku yang bermukim di sekitar pelabuhan Penajam Paser Utara agar segera meninggalkan daerah itu. Padahal, Selasa (15/10) malam kemarin, sudah dilakukan mediasi.

Aksi pembakaran rumah terjadi di sekitar pelabuhan. Padahal di lokasi ada aparat yang berjaga. Aktivitas penyeberangan kapal feri dari Penajam ke Balikpapan, maupun sebaliknya, sementara tidak bisa beroperasi.

Baca juga:
Bupati Penajam Paser Utara Akui Sejumlah Wilayah Belum Ada Sinyal
Bertemu Jokowi, Prabowo Bahas Masalah Ekonomi Politik Hingga Ibu Kota Baru
Presiden Jokowi Segera Cek Jalan di Lokasi Ibu Kota Baru
Sepaku Jadi Kawasan Ibu Kota Baru, Warga Ramai-Ramai Urus Legalitas Lahan
SMI Kucurkan Dana Rp346 Miliar Bangun Infrastruktur di Ibu Kota Baru
Ibu Kota Baru Dapat Jatah 2.000 Sambungan Air Bersih untuk MBR

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.