PPP Bicara 3 Calon Menteri Investasi: Bahlil Lahadalia, Rapsel Ali dan Witjaksono
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi alias Awiek menyebut tiga nama itu memiliki kemampuan mumpuni di bidang investasi.
Sejumlah nama disebut sebagai calon kuat Menteri Investasi. Saat ini setidaknya ada tiga nama calon kuat Menteri Investasi yakni Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, anggota DPR RI Fraksi NasDem Rapsel Ali dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Witjaksono.
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi alias Awiek menyebut tiga nama itu memiliki kemampuan mumpuni di bidang investasi.
"Ketiganya memiliki kemampuan untuk ngurusi investasi. Bergantung dari Pak Jokowi merasa cocok dibantu siapa," kata Baidowi kepada wartawan, Selasa (20/4).
Awiek menjelaskan Bahlil mampu melakukan terobosan saat di BKPM. Sementara Rapsel Ali berpengalaman di komisi ekonomi dan bekerjasama dengan pengusaha.
"Pak Bahlil sejauh ini memimpin BKPM juga telah membuat terobosan dan harapan-harapan dalam investasi. Pak Rapsel sebagai anggota Komisi VI yang juga bermitra dengan BKPM juga bagus dalam membicarakan investasi termasuk saat ini beliau memimpin tim MotoGP juga bagus khususnya bisa menggaet banyak pengusaha untuk berpartisipasi," ujarnya.
Sementara Witjaksono, menurutnya merupakan ekonom yang cukup handal. "Witjaksono merupakan ekonom dari kalangan Nahdliyin yang fokus pada persoalan nelayan yang mana Indonesia ini mayoritas terdiri dari laut dan sumber daya kelautan kita sangat melimpah. Ketiganya poinnya sama. Ada kelebihan dan kekurangan," tambahnya.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Moeldoko soal Reshuffle: Yang Tahu Hanya Presiden, Titik!
PAN Siap Berkontribusi untuk Negara Jika Diberi Posisi Menteri oleh Jokowi
Demokrat Tanggapi Isu Reshuffle: Kami Tetap Berada di Luar Pemerintahan
PKB Soal Waktu Reshuffle Kabinet: Bisa Jadi Rabu Seperti Kebiasaan Jokowi
Tenaga Ahli KSP Sebut Reshuffle Merupakan Hasil Evaluasi dan Keputusan Presiden
Soal Reshuffle, Jubir Presiden Sebut Hanya Jokowi dan Allah yang Tahu
Dilantik Pekan Ini
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan Presiden Joko Widodo akan melantik dua menteri baru pekan ini. Dua menteri tersebut adalah Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) dan Menteri Investasi.
Ngabalin mengatakan Menteri Investasi akan merangkap sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
"Presiden insya Allah akan melantik menteri baru (1) Menteri DIKBUD/RISTEK (2) Menteri Investasi/Kepala BKPM," kata Ngabalin dalam akun twitter pribadinya @AliNgabalinNew, Rabu (14/4).
Namun, Ngabalin tidak menyebutkan lagi dua calon menteri yang akan dilantik Jokowi. Perombakan kabinet ini menyusul perubahan nomenklatur kementerian yaitu peleburan Kemenristek ke dalam Kemendikbud dan pembentukan Kementerian Investasi.
Nama Kepala BKPM Bahlil Lahadalia itu digadang-gadang mengisi kursi Menteri Investasi. Ngabalin bilang kinerja Bahlil luar biasa dan sukses memasukkan investasi ke dalam negeri.
Ngabalin mengaku juga tidak tahu apakah posisi Nadiem Makarim di Kemendikbud aman. Keputusan soal otak-atik menteri berada di tangan Jokowi.
"Adakah menteri" lain yg akan di lantik, kapan&siapa para beliau itu? Wallahu'alam bisshowaab itu hak prerogatif Presiden&kita tunggu saja.#KabinetIndonesiaMaju," ujar dia.
Sebelumnya, Ngabalin menuturkan, kemungkinan reshuffle kabinet itu bisa dilakukan Jokowi pada pekan ini supaya bisa cepat bekerja.
"Mudah-mudahan pada pekan ini. Supaya cepat orang bisa bekerja dan tidak ada aral melintang" ujar Ngabalin ketika dihubungi.
Namun, Ngabalin bilang semua kembali kepada keputusan Presiden Jokowi. Ia bilang, Jokowi tidak akan kesulitan menentukan siapa bawahannya.
"Presiden paling tahu. Tidak ada kesulitan bagi Pak Jokowi untuk menentukan bawahannya atau menterinya nanti," kata dia.