Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Moeldoko soal Reshuffle: Yang Tahu Hanya Presiden, Titik!

Moeldoko soal Reshuffle: Yang Tahu Hanya Presiden, Titik! Moeldoko Kunjungi TMII. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Wacana reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo semakin menguat. Walaupun demikian, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengklaim tidak tahu siapa saja yang akan direshuffle Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut nantinya.

"Yang tahu hanya Presiden, sudah, satu soal reshuffle yang tahu hanya Presiden, titik," kata Moeldoko di Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Jawa Barat, Selasa (20/4).

Terkait prediksi nama-nama yang akan direshuffle pun Moeldoko enggak menjawab. Dia langsung melemparkan senyuman kepada awak media.

"Udah.. udah..," ungkapnya sambil berlalu.

Tidak hanya Moeldoko yang enggan membeberkan siapa saja yang akan direshuffle Jokowi. Tenaga Ahli Staf Kepresidenan, Donny Gahral Adian mengatakan, reshuffle kabinet adalah kewenangan dari Presiden Jokowi. Hal tersebut karena berdasarkan dari keputusan evaluasi dari Jokowi.

"Reshuffle, sekali lagi itu hak prerogatif presiden. Apakah hanya kementerian baru atau reshuffle yang lebih luas, itu semua berpulang pada evaluasi dan keputusan presiden," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (17/4).

Dia mengakui sebagai anak buah hanya patuh dan siap mengawal apapun keputusan yang dikeluarkan Jokowi. Sebab itu, dia meminta agar publik bersabar terkait keputusan tersebut.

"Yang pasti yang bisa dipastikan itu kementerian baru, kementerian investasi karena sudah disetujui DPR dan sudah disusun keorganisasiannya ya harus ada menterinya kan. Itu tentu pasti akan dipilih orang yang tepat di posisi yang tepat," ungkapnya.

Walaupun demikian, Politikus PAN Gispardi Gaus menyatakan, partainya belum menerima informasi yang utuh dari Istana terkait tawaran dalam kabinet.

"Sejauh ini, PAN belum menerima secara resmi kepastian mengenai tawaran kabinet tersebut. Kabar merapatnya PAN ke pemerintah justru didapat dari informasi dari para pengamat politik dan media massa," ujar Guspardi pada wartawan, Selasa (20/4).

Meski demikian, Guspardi mengklaim, partainya memiliki banyak kader terbaik, dan siap jika diminta bergabung dalam kabinet Jokowi.

"Kita siap berkontribusi bagi bangsa dan negara apa pun pos yang diamanatkan nantinya. Siapa pun orangnya bagi PAN tidak ada persoalan," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya mendukung langkah Jokowi untuk kembali melakukan reshuffle kabinet agar roda pemerintahan makin baik.

"Semua keputusan yang akan diambil Jokowi tentu sudah melewati pertimbangan politik, efektivitas dalam upaya peningkatan kinerja kabinet, demi kemajuan bangsa dan negara," katanya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP