PKS sambut baik SBY jadi juru kampanye Prabowo - Sandiaga
PKS mengapresiasi jika SBY menjadi juru kampanye. PKS menerima dengan baik apapun keputusan Prabowo maupun keinginan SBY.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal menjadi juru kampanye untuk pasangan bakal calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno. Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menuturkan, keputusan itu akan diambil bersama partai koalisi lain.
"Saya tidak tahu itu keputusan atau bukan ya tapi yang jelas itu disampaikan oleh Pak Prabowo," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/9).
"Apakah itu keputusan bersama nanti kami dengar nantikan sore para Sekjen akan rapat rutin. Di rapat rutin itu pasti akan mereka sampaikan. Karena kan yang tadi malam hadir hanya Demokrat dan Gerindra, belum yang lainnya," sambungnya.
Hidayat mengapresiasi jika SBY menjadi juru kampanye. PKS menerima dengan baik apapun keputusan Prabowo maupun keinginan SBY.
"Apapun tentu kami menghormati kalau itu memang keinginan daripada Pak SBY atau sudah keputusan bersama antara Pak SBY dengan Pak Prabowo untuk menjadikan Pak SBY sebagai jurkam ya tentu kami sangat mengapresiasi, sangat welcome kalau memang beliau berkenan menjadi jurkam," tuturnya.
Hidayat melihat, selama ini SBY selalu turun gunung membantu kampanye pemilihan gubernur di berbagai daerah. Mantan Presiden RI ke-6 itu selalu hadir di atas panggung dan berorasi untuk memenangkan calon yang Demokrat dukung.
"Jadi kalau itu memang keputusan berdua, kami welcome dan nanti pasti akan disampaikan di rapat koordinasi antara sekjen yang biasa diselenggarakan hari Senin dan Kamis," tutup Wakil Ketua MPR ini.
Semalam, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno melakukan pertemuan tertutup dengan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kuningan, Rabu (12/9).
Dalam pertemuan itu, dibahas tentang susunan Timses yang akan membantu Prabowo-Sandiaga memenangkan kontestasi pilpres tahun depan. AHY akan masuk ke dalam Timses.
"AHY bersama saya dewan pembina," kata Prabowo di rumah SBY, Mega Kuningan,Jakarta.
Sementara soal SBY, Prabowo pun merasa kaget. Presiden dua periode itu malah ingin menjadi Juru Kampanye. Padahal, posisi SBY kata dia harusnya lebih di atas lagi.
"Pak AHY bersama saya di Dewan Pembina, Pak SBY itu beliau minta jadi Jurkam. Beliau posisinya (harusnya) sudah enggak ada karena di atas, kalau godfather itu agak di atas itu ya kan," kata Prabowo.
Baca juga:
SBY jadi penasihat Prabowo, PDIP klaim banyak kader Demokrat tetap dukung Jokowi
Antara politik dua kaki dan pembangkangan kader Demokrat?
Bandara Silangit, diresmikan SBY diganti Jokowi
Golkar tak khawatir SBY 'turun gunung' menangkan Prabowo-Sandi
Saat Prabowo rangkul gemas Andi Arief sambil tertawa lepas
Prabowo usai bertemu SBY: Kita sudah dapat gambaran ke depan