LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PKS ngaku belum diajak bicara Gerindra soal duet Prabowo-Anies

Ketua Bidang Politik DPP PKS Pipin Sopian menegaskan partainya tidak berubah sikap soal nama calon wakil presiden selain 9 nama kader yang diajukan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

2018-05-07 15:55:23
Pilpres 2019
Advertisement

Ketua Bidang Politik DPP PKS Pipin Sopian menegaskan partainya tidak berubah sikap soal nama calon wakil presiden selain 9 nama kader yang diajukan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Hal ini menyikapi langkah Sandiaga Uno meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendampingi Prabowo kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Sampai saat ini PKS tidak pada posisi memutuskan di luar keputusan dari Majelis Syuro PKS yang dicalonkan 9 capres/cawapres yang diajukan kepada mitra koalisi kita, Gerindra dan pak Prabowo," kata Pipin saat dihubungi, Senin (7/5).

Pipin menyebut, PKS dan Gerindra belum pernah membahas rencana menyandingkan Prabowo dengan Anies. Untuk itu, pihaknya menilai langkah yang dilakukan Sandiaga meminta izin agar Anies mendampingi Prabowo kepada JK adalah penjajakan personal.

Advertisement

"Tapi sampai saat ini tidak ada pembicaraan itu, saya meyakini itu masih penjajakan yang dilakukan secara personal oleh pak Sandiaga Uno," tegasnya.

Sebagai mitra koalisi, kata Pipin, PKS bakal menerima segala keputusan Prabowo untuk memilih 9 nama kader yang diajukan. Kesembilan nama kader PKS yang masuk bursa kandidat cawapres Prabowo adalah Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Irwan Prayitno, Mohamad Sohibul Iman, Salim Segaf Al'Jufrie, Tifatul Sembiring, Al Muzammil Yusuf, Mardani Ali Sera.

"Bagi PKS dari mitra koalisi kita gerindra dan prabowo milih satu di antara 9 nama itu kita akan legowo semuanya," ungkapnya.

Advertisement

Namun dari 9 nama kader PKS itu, Pipin menilai Presiden PKS Sohibul Iman paling layak mendampingi Prabowo. Sebab, menurutnya, Sohibul Iman adalah sosok yang minim kontroversi dan seorang ahli ekonomi.

Bagi Pipin, Prabowo membutuhkan cawapres yang ahli dalam bidang ekonomi. "Siapapun, mau pak Aher pak Hidayat pak presiden pks. Pak presiden pks ini memang kalau bagi saya pribadi memang lebih layak lah mendampingi pak Prabowo ke depan," ujar Pipin.

Diketahui, Ketua Tim Pemenangan Gerindra, Sandiaga Uno bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK pekan lalu, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Sandiaga mengaku membahas soal Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono, pertemuan itu membahas agar JK bisa melepas Anies untuk mendampingi Prabowo di Pilpres 2019.

"Kan pak Anies didukung pak JK. Artinya akan meminta Pak Anies (untuk jadi cawapres Prabowo)," kata Arief.

Baca juga:
Lusa, Cak Imin bertemu Airlangga Hartarto bahas Pilpres
OSO sebut informasi Surya Paloh soal cawapres Jokowi belum tentu benar
JK didorong jadi cawapres Jokowi, Golkar tetap mau Airlangga
Fadli Zon sebut Brimob bersenjata ke kantor Gerindra sebagai intimidasi
Surya Paloh ingatkan partai koalisi Jokowi jangan mulai main api
Diputuskan PBB jadi capres, Yusril incar Gatot Nurmantyo jadi cawapres

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.