LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PKS Harap Pertemuan Jokowi dengan SBY Beri Manfaat Bagi Negara

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid tidak mempermasalahkan pertemuan tersebut. Namun, dia mengharapkan, pertemuan itu tidak hanya sekadar silahturahmi biasa.

2019-07-30 12:51:12
PKS
Advertisement

Setelah pertemuan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Presiden Joko Widodo disebut bakal segera bertemu dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Rencananya Jokowi akan menemui presiden RI keenam itu awal Agustus.

Menanggapi pertemuan itu, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid tidak mempermasalahkan pertemuan tersebut. Namun, dia mengharapkan, pertemuan itu tidak hanya sekadar silahturahmi biasa.

"Mestinya memberikan penyikapan politik yang betul-betul membawa manfaat bagi bangsa bagi negara, bukan sekadar untuk kepentingan kelompok, kepentingan golongan, kepentingan jangka pendek, bukan sekadar untuk restrukturisasi," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (30/7).

Advertisement

PKS merasa tidak perlu terlibat dalam pertemuan Jokowi-SBY. Hidayat merasa PKS tidak perlu diajak. Juga komunikasi kepada PKS pun tidak perlu.

"Apa perlunya PKS diajak. Itu kan masing-masing pihak, silakan berkomunikasi. Tidak perlu kemudian lapor kepada PKS, kami juga tidak meminta laporan semacam itu," ujarnya.

"Silakan aja siapapun boleh bertemu dengan siapapun tapi sekaligus siapapun pasti telah menghitung tentang dampak positif dampak negatifnya itu masing pasti sudah melakukan itu," pungkas Hidayat.

Advertisement

Diberitakan, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), akan bertemu dengan presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi. Hal itu, diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Partai, Demokrat Syarief Hasan.

"Pak SBY sudah memberikan suatu penegasan bahwa sekalipun selama ini beliau sangat mengamati kondisi politik yang ada terkini dan tentunya akan terjadi komunikasi. Pertama-tama sekali dengan maksud saya dengan presiden terpilih dan itu diyakini akan dapat dilakukan tidak dalam waktu yang lama lagi, ya saya pikir," kata Syarief di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/9).

Baca juga:
PKS: Jokowi Sewajarnya Musyawarah dengan Ma'ruf Soal Penyusunan Kabinet
Usai Pertemuan Prabowo-Mega, PKS Pastikan Hubungan dengan Gerindra Tidak Merenggang
Mardani Ali Sera: Saya Pribadi Kalau Sandi ke PKS Mau Sujud Syukur
PKS: FPI Tidak Bertentangan dengan Pancasila
Mardani Sebut Secara Moral PKS Tak Mungkin Dukung Jokowi

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.