PKS bantah perombakan fraksi DPR bersih-bersih loyalis Fahri Hamzah
"Tidak bersih-bersih, yang perlu bersih-bersih itu masjid dan musala," kata Jazuli Juwaini.
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini menampik adanya dugaan perombakan Fraksi PKS di DPR dari imbas pemecatan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Menurutnya tak ada ajang bersih-bersih loyalis Fahri.
"Tidak bersih-bersih, yang perlu bersih-bersih itu masjid dan musala. Ini sudah direncanakan sebelum reses, PKS selalu terencana tidak yang tiba-tiba," kata Jazuli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/4).
Anggota Komisi I DPR ini berujar, perombakan fraksi untuk meroling pengalaman kader PKS di parlemen. Maka dari itu dia menganggap setiap kader berhak berpindah-pindah posisi untuk saling belajar.
"PKS ini anggotanya cuma 40 dari 560 (anggota DPR). Kami ingin yang 40 ini kaya pengalaman, karena itu tidak hanya menetap di satu komisi, bisa dipindah-pindah ke komisi lain," tuturnya.
Menurut Jazuli, masa jabatan di parlemen selama 5 tahun harus dimanfaatkan benar agar setiap kader mendapat pengalaman kerja. Selain itu dia menilai perombakan ini justru akan membangkitkan semangat kerja.
"Kadang-kadang di satu tempat itu mengalami kejenuhan, karena itu perlu ada dinamisasi, untuk melahirkan semangat kerja dan meningkat kerja dari anggota Fraksi PKS," pungkasnya.
Baca juga:
Usai pecat Fahri Hamzah, PKS rombak besar-besaran fraksi di DPR
Jazuli Juwaini sebut pengganti Fahri ditunjuk DPP PKS, bukan fraksi
PKS edarkan surat larangan berinteraksi dengan Fahri Hamzah
Curhatan Fahri Hamzah di Twitter & buka hadits usai ditendang PKS
PKS juga disebut bersihkan loyalis Anis Matta di DPR, ini susunannya