Curhatan Fahri Hamzah di Twitter & buka hadits usai ditendang PKS
Merdeka.com - Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah masih tak terima dipecat dari susunan pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia menuding Presiden PKS Muhamad Sohibul Iman telah merekayasa sebuah peradilan internal partai untuk menjatuhkannya.
"Tidak mengindahkan AD/ART dan juga serangkaian tindakan-tindakan yang terencana dan direkayasa untuk menciptakan persidangan-persidangan yang ilegal, yang fiktif," kata Fahri.
Namun menurut Fahri, ketika proses hukum yang dia ajukan berjalan menurutnya sengketa internal harus berhenti dan tidak bisa dieksekusi. Maka dari itu sembari melakukan tuntutan hukum, dia akan tetap menjabat sebagai pimpinan DPR.
"Ada anatomi besar dari kasusnya. Tapi saya fokus pada pimpinan partai telah melakukan perbuatan melawan hukum. Unsurnya seperti yang didapat dari KUHP Perdata. Ada pihak yang dirugikan, saya merasa dirugikan perjalanan saya bersama partai ini tiba-tiba dihilangkan begitu saja," tuturnya.
Meski ada gugatan hukum yang dilayangkan Fahri Hamzah terkait pemecatan sebagai kader di segala jenjang keanggotaan, DPP PKS telah menetapkan Ledia Hanifa Amaliah sebagai wakil ketua DPR. Pengajuan nama Ledia Hanifa sebagai pengganti Fahri diputuskan dalam rapat Dewan Pimpinan Tingkat Pusat PKS.
Rupanya tak cuma dipecat menggantinya dari susunan kepartaiam, Fahri Hamzah juga dikeluarkan dari seluruh akses komunikasi partai. Kader-kader PKS dilarang berhubungan dan membahas masalah Fahri Hamzah.
Fahri berkeluh kesah melalui akun Twitter-nya, @fahrihamzah. Menurut dia, PKS juga mengeluarkan dirinya dari grup WhatsApp partai.
"Tiba-tiba saya dikeluarkan dari banyak grup WhatsApp kader. Mereka dilarang mendiskusikan saya. #BersamaPKS," tulis Fahri dikutip merdeka.com, Jumat (8/4).
Menurut dia, para pimpinan PKS melakukan teror kepada para pengurus di daerah. Agar tak ada yang membela Fahri Hamzah.
"Sekarang, mereka mulai meneror struktur di bawahnya juga kader agar memutus hubungan dengan saya. #BersamaPKS," kata Fahri.
Menurut dia, PKS pimpinan Salim Segaf Al-Jufri saat ini sedang melakukan kudeta terhadap PKS. Sampai saat ini, Fahri tak terima dipecat dari partai yang dideklarasikannya dan ikut membesarkan partai selama ini.
"Sekarang, apa yang barus saya lakukan? Setelah mereka mengusir saya dari rumah dakwah saya? #BersamaPKS," cetus dia.
"Dengan sepucuk surat, mereka merampas setengah dari hidup saya yang indah bersama dakwah. #BersamaPKS," lanjut dia.
Fahri sendiri dipecat karena dianggap tidak sejalan dengan ideologi partai serta menolak ikut aturan partai untuk mundur dari pimpinan DPR. Kegelisahan Fahri terkait pemecatannya pun dituangkan dengan mengutip Hadits HR Tirmidzi yang seolah menjadi ungkapan hatinya.
Berikut kutipan Hadits yang ditulis Fahri lewat laman Facebook yang dikutip merdeka.com:
Janganlah kau ikatkan nasibmu pada pohon padi...meski ia berbuah nasi yang membuatmu kenyang...
Janganlah kau titipkan nasibmu pada manusia... meski ia raja... ia sama seperti kita
Janganlah kau sandarkan hidupmu pada negara atau imperium... meski kokoh mereka jatuh bangun...
Dan sandarkan lah nasibmu kepada Allah... karena DIA maha kuasa...
Dialah yang menulis nasibmu dari awal sampai akhir... lahir dan matimu dan setelah itu..
Dialah yang memutuskan kemuliaan atau kehinaan... bagimu di sini dan di sana...
Dialah yang memutuskan untukmu celaka atau selamat...
Seandainya seluruh bumi memusuhimu, tiada guna jika ia sahabatmu..
Seandainya seluruh manusia menyembah dan memujamu tiada guna jika Allah menjadi musuhmu...
Jika seluruh dunia menghendakimu celaka tidak bisa jika Ia telah memutuskanmu selamat..
Jika seluruh dunia inginkanmu selamat tidak berguna jika Ia telah putuskanmu celaka... pena telah diangkat dan lembaran-Lebaran telah kering... HR Tirmidzi
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya