PKB Dukung Eks Pegawai KPK Buat Parpol: Ada Kesadaran Politik Tinggi
Mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang masih ingin berkontribusi besar bagi Indonesia. Salah satunya dengan membuat partai politik.
Mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang masih ingin berkontribusi besar bagi Indonesia. Salah satunya dengan membuat partai politik.
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan mendukung hal tersebut. Menurutnya, ada kesadaran politik yang tinggi.
"Bagus, artinya ada kesadaran politik yang tinggi," kata Daniel lewat pesan singkat, Kamis (14/10).
Tetapi, anggota DPR ini mengakui, membuat partai politik baru adalah hal yang sulit. Di antaranya soal persyaratan teknis dan verifikasi.
"Meski mendirikan parpol baru itu tantangannya sangat berat, secara teknis verifikasi saja sudah persoalan rumit," kata dia.
Meski begitu, Daniel mengapresiasi semangat dari eks pegawai KPK tersebut. Karena, membuat parpol merupakan langkah strategis untuk memajukan Indonesia.
"Kita apresiasi karena itu sebuah pilihan dan langkah yang strategis dalam memajukan Indonesia," tukas Daniel.
Sebelumnya, Mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang menyebut dirinya masih ingin berkontribusi besar bagi Indonesia. Dipecat dari KPK tak mengurungkan niat Rasamala berkontribusi dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.
"Saya masih tertarik kok untuk memberikan kontribusi yang lebih besar dengan apa yang saya miliki," ujar Rasamala kepada Liputan6.com, Rabu (13/10).
Dia menyebut, untuk memberikan kontribusi dalam pemberantasan korupsi tak harus berada di lembaga antirasuah. Apalagi, kini pegawai KPK berstatus aparatur sipil negara (ASN), bukan independen.
Salah satu hal yang dia pikirkan untuk turut membantu membawa perubahan bagi Indonesia yakni dengan mendirikan partai politik. Menurutnya, partai politik bisa menjadi kendaraan perubahan.
"Saya malah tertarik bikin partai politik, atau bisa juga masuk parpol. Kalau bisa bikin partai nanti saya namakan 'Partai Serikat Pembebasan'. Partai politik bisa jadi jalan untuk kendaraan perubahan, tentu dengan prinsip utama integritas," kata dia.
Baca juga:
Mantan Pegawai Biro Hukum KPK Jadi Pedagang Nasi Goreng
Perludem Nilai Eks Pegawai KPK Sulit Buat Parpol, Sangat Mungkin Organisasi
Mau Bikin Parpol, Pegawai KPK yang Dipecat Bisa Beri Warna Baru Politik RI
PAN Sambut Baik Niat eks Pegawai KPK Terjun ke Politik: Kita Sangat Welcome
Menengok Lapak Nasi Goreng Rempah Bang Tigor Eks Pegawai KPK
Kisah Bang Tigor, Eks Pegawai KPK Jadi Pedagang Nasi Goreng Pinggir Jalan
Eks Pegawai KPK Ini Berencana Dirikan Partai untuk Buat Perubahan