Pentas Bregada Prajurit Nusantara: Inovasi Budaya Nasional yang Memperkuat Identitas Bangsa
Yayasan Kinarya Anak Bangsa menginisiasi pentas Bregada Prajurit Nusantara, sebuah inovasi budaya yang diharapkan mampu memperkuat identitas nasional dan menarik wisatawan.
Yayasan Kinarya Anak Bangsa mengusulkan sebuah gagasan inovatif untuk memperkuat budaya nasional Indonesia. Gagasan ini berupa pentas Bregada Prajurit Nusantara yang melibatkan prajurit dari seluruh kerajaan dan keraton di Indonesia. Kolaborasi megah ini bertujuan menampilkan kemegahan budaya Nusantara di panggung nasional maupun internasional.
Inisiatif penting ini diungkapkan oleh Rosita Yuwanasari Suwardi Wibawa, perwakilan Yayasan Kinarya Anak Bangsa, dalam keterangan resminya di Jakarta pada Minggu (30/11). Konsep pertunjukan ini terinspirasi dari kemegahan The Royal Edinburgh Military Tattoo di Skotlandia. Rosita membayangkan kemegahan serupa dapat diwujudkan di tanah air dengan sentuhan lokal yang kaya.
Pentas Bregada Prajurit Nusantara direncanakan akan menyatukan kekuatan prajurit tradisional dengan personel TNI dan Polri. Tujuannya adalah menciptakan atraksi budaya spektakuler yang tidak hanya melestarikan warisan bangsa. Acara ini juga diharapkan dapat menjadi daya tarik pariwisata internasional yang mendatangkan devisa negara.
Inspirasi Global untuk Kekayaan Lokal
Gagasan mengenai Bregada Prajurit Nusantara berawal dari pengalaman pribadi Rosita Yuwanasari Suwardi Wibawa. Pada tahun 2005-2006, ia menyaksikan The Royal Edinburgh Military Tattoo di Skotlandia. Pertunjukan megah tersebut menampilkan prajurit dari berbagai negara persemakmuran Inggris.
Pengalaman menyaksikan atraksi militer global itu memicu pemikiran Rosita untuk mengadaptasi konsep serupa di Indonesia. Ia membayangkan jika kemegahan pertunjukan tersebut dapat diaplikasikan di Nusantara. Pertunjukan ini akan melibatkan seluruh prajurit dari kerajaan dan keraton di tanah air.
Rosita melihat potensi besar jika prajurit kerajaan berkolaborasi dengan prajurit TNI. Kombinasi ini diyakini akan menampilkan kekuatan dan keindahan budaya Indonesia secara unik. Ini juga akan menjadi representasi visual dari persatuan dan keberagaman bangsa.
Menurut Rosita, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, termasuk wastra tradisional yang beragam. "Karena kombinasi dari wastra Nusantara, kombinasi formasi baris-berbaris, dipadukan dengan kostum wastra Nusantara yang kaya, penuh warna dan beragam serta budayanya," ujarnya. Ini akan menjadi daya tarik utama dari Bregada Prajurit Nusantara.
Potensi Penguatan Identitas dan Ekonomi Nasional
Rosita Yuwanasari Suwardi Wibawa telah mendaftarkan Bregada Prajurit Nusantara sebagai kekayaan intelektual ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum. Langkah ini menunjukkan keseriusan dan komitmen dalam mewujudkan gagasan besar ini. Ide ini sebenarnya telah didorong sejak tahun 2005-2006 namun belum menemukan kekuatan penuhnya.
Melalui Yayasan Kinarya Anak Bangsa, Rosita mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi mewujudkan pentas Bregada Prajurit Nusantara. Ia percaya bahwa acara ini akan membawa dampak besar bagi bangsa Indonesia secara menyeluruh. Dampak tersebut mencakup penguatan identitas budaya serta potensi ekonomi yang signifikan.
Pentas ini tidak hanya menampilkan atraksi prajurit, tetapi juga dapat mengintegrasikan aspek gastronomi lokal. Kuliner pangan dari setiap daerah kerajaan Nusantara dapat menjadi daya tarik tambahan yang memikat. Ini akan memberikan pengalaman budaya yang lebih holistik bagi pengunjung.
Rosita optimis bahwa acara ini akan menarik minat wisatawan domestik dan mancanegara. "Acara ini diharapkan dapat mendatangkan devisa negara, dengan menarik turis dalam dan luar negeri untuk datang menyaksikan ragam budaya Indonesia beserta dengan kekuatan atraksi budayanya," kata Rosita. Dengan demikian, Bregada Prajurit Nusantara dapat menjadi aset berharga bagi pariwisata nasional.
Sumber: AntaraNews