Pendukung Jokowi-JK ajak pakai baju kotak-kotak tiap Rabu
Mereka juga meminta anak muda berkampanye dengan kreatif. Tak perlu menggunakan kampanye hitam.
Kelompok relawan pendukung Jokowi - JK yang tergabung dalam Poros Muda Indonesia mengusulkan setiap pendukung pasangan tersebut secara sukarela mengenakan baju kotak-kotak untuk menunjukkan dukungan. Hari Rabu dipilih sebagai hari kotak-kotak.
"Hari kotak-kotak merupakan gerakan sukarela yang ditujukan untuk menandai keyakinan kami terhadap Jokowi - JK untuk memimpin Indonesia lima tahun ke depan," ujar Juru Bicara Poros Muda Indonesia Andi Sinulingga di Jakarta, Kamis (12/06).
Andi mengatakan, hari kotak-kotak juga merupakan salah satu kreativitas yang dibuat untuk mendulang dukungan.
"Kami berharap, dengan adanya hari kotak-kotak masyarakat ingat dengan pasangan Jokowi - JK, sehingga pada 9 Juli mereka tidak ragu untuk mencoblos nomor 2," kata dia.
Calon Presiden Joko Widodo pernah menyatakan bahwa baju kotak-kotak merupakan simbol dirinya untuk Pemilihan Presiden 9 Juli mendatang. Pakaian serupa juga dikenakannya ketika masa kampanye pada Pilkada Gubernur DKI 2012 lalu.
Selain Hari kotak-kotak untuk Jokowi - JK, beredarnya dukungan karya seni terhadap Jokowi - JK, juga diyakini bisa mengangkat elektabilitas mereka, terutama dari swing voters usia muda.
"Banyak sumbangan-sumbangan karya seni dari anak muda yang kami tidak duga jumlahnya. Itu tanda pasangan Jokowi - JK memang harapan anak muda," ujar Andi.
"Sekarang kita adu kreatif saja. Tidak perlu kampanye hitam lah, udah bukan zamannya. Kita akan terus mendukung tim untuk melakukan kreasi-kreasi dalam kampanye kami," tambahnya. Andi juga mengajak agar masyarakat, khususnya anak muda memanfaatkan momen kampanye sebagai ajang kreatif dalam menyampaikan dukungan, bukan dengan kampanye hitam yang tidak mendidik.
Baca juga:
Jokowi ogah tanggapi soal tabloid 'Obor Rakyat'
Saya tidak pernah mengejar peran
Hal-hal yang selalu diingatkan Jokowi kepada para pendukungnya
Hari ini Jokowi datangi pabrik dan nelayan di Jawa Tengah
Pihak Unibraw jamin Ahmad Erani netral saat pandu debat capres