LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Pegiat antikorupsi: Tidak mungkin Abraham Samad jajakan diri ke PDIP

"Ini kan hak pribadi, tanggung jawab pribadi. Kenapa dikaitkan dengan KPK dan Budi Gunawan," kata Zainal.

2015-01-22 16:16:04
PDIP bongkar Samad
Advertisement

Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM Zainal Arifin Muchtar merasa aneh jika PDIP tiba-tiba menyerang Ketua KPK Abraham Samad. Apalagi, hal ini dilakukan hanya karena menetapkan tersangka terhadap calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan.

Zainal merasa tidak yakin jika Abraham menjajakan diri untuk menjadi cawapres Jokowi seperti yang dituduhkan oleh Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Menurut dia, justru PDIP yang merayu Abraham untuk mau dicalonkan jadi bakal cawapres.

"Lagi pula kalau ini benar, tidak mungkin Abraham menjajakan diri, partai juga pasti yang mendekati," kata Zainal saat dihubungi, Kamis (22/1).

Selain itu, dia juga menilai jika memang benar terjadi pertemuan antara PDIP dan Abraham Samad itu adalah persoalan pribadi. Tidak bisa dikaitkan dengan institusi KPK.

"Ini kan hak pribadi, tanggung jawab pribadi. Kenapa dikaitkan dengan KPK dan Budi Gunawan," tegas dia.

Dia lebih memilih untuk membicarakan sosok Budi Gunawan yang memang benar bersalah atau tidak. Karena sudah ada bukti dari KPK dan PPATK tentang rekening gendut.

"Itu yang harus ditelusuri, kenapa kemudian dibicarakan Abraham Samad. Abraham Samad buruk atau tidak itu tidak ada kaitannya," tutur dia.

Baca juga:
Bantah tudingan PDIP, Abraham Samad pilih sembunyi
Komjen Budi disebut terlibat politik praktis, Polri cek ke Propam
KPK: Abraham Samad sebut PDIP fitnah
Hasto ngaku disadap, ini kata KPK
KPK sebut tak haram Abraham Samad dicalonkan jadi cawapres
KPK tantang PDIP beri bukti manuver politik Abraham Samad
PKS minta Jokowi bentuk komisi etik KPK ungkap skandal Samad-PDIP

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.