PDIP tampung usul ulama agar Jokowi pilih cawapres dari kalangan santri
Namun, Puan Maharani menyebutkan PDIP juga pertimbangan lain dalam menentukan pendamping Jokowi.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik dan Keamanan nonaktif Puan Maharini mengatakan, partainya mendengar masukan dari pelbagai pihak terkait kriteria calon wakil presiden yang akan mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Salah satu di antaranya usulan dari ulama agar cawapres Jokowi adalah sosok religius atau dari kalangan santri.
"Itu (usulan ulama) juga menjadi salah satu pertimbangan. Boleh saja masukan, tapi kita juga punya kriteria yang menjadi pertimbangan PDIP," ucap Puan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/3).
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini memastikan, sosok cawapres terpilih nantinya tentu memiliki kelebihan dan bisa memperkuat elektabilitas Jokowi. Selain itu, cawapres tersebut juga harus bisa sejalan dengan Jokowi.
"Menurut saya pasti masuk atau dipilih itu punya kelebihan bisa menjadi faktor penguatan dari capres. Dari mana itu berasal, kita lihat saja nanti," ujarnya.
Untuk diketahui, saat ini PDI Perjuangan sedang mempertimbangkan sejumlah nama yang dianggap layak mendampingi Jokowi. Sejumlah nama telah muncul untuk menjadi cawapres di Pilpres 2019, seperti Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi), putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono, dan Puan Maharani. Jokowi sendiri dikabarkan telah memiliki 'tim khusus' untuk menentukan pendampingnya di Pilpres 2019 mendatang.
Baca juga:
Puan sebut PDIP dorong kader muda jadi cawapres Jokowi
Ini reaksi PAN terkait Mahfud MD siap jadi Cawapres Jokowi
Mahfud MD, As'ad Said Ali hingga Din Syamsuddin dinilai layak jadi Cawapres Jokowi
KPU sebut Jokowi tak perlu cuti saat kampanye Pilpres
Zulkifli akui persyaratan ajukan Capres sendiri berat bagi PAN
Strategi parpol mendompleng popularitas Jokowi demi suara di Pemilu 2019