LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PDIP soal pembersihan orang SBY: Lihat saat Jokowi gubernur DKI

Menurut Ara, pernyataan SBY di Facebook beberapa waktu lalu hanya ungkapan perasaan saja.

2015-01-20 22:01:00
Presiden Jokowi
Advertisement

Politikus PDIP Maruarar Sirait angkat bicara soal isu 'bersih-bersih orang SBY' di Kabinet Jokowi-JK. Menurut Ara, pernyataan SBY di Facebook beberapa waktu lalu hanya ungkapan perasaan saja.

"Itu perasaan SBY saja. Saya pikir SBY seorang negarawan enggak ada yang berpandangan ini personal SBY dan Ibu Mega," ujarnya di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (20/1).

Ara mencontohkan saat Jokowi menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta tidak mengganti orang-orang Fauzi Bowo. Atas dasar itu, Ara yakin Jokowi saat menjabat Presiden tidak mengganti pejabat untuk membersihkan orang-orang SBY.

"Ya kan lihat saja contohnya Jokowi saat menjadi wali kota Solo, gubernur DKI Jakarta, apakah bersihkan Fauzi Bowo? Tidak, saya kira karakter Jokowi bukan begitu ya. Ini bisa cek saya kira dia mengedepankan meritokrasi, bukan subjektifitas kalau memang bagus kenapa tidak?" ujarnya.

Ara menambahkan, pertemuan SBY dengan Jokowi beberapa bulan lalu telah memecahkan konstelasi politik terkait Perppu Pilkada langsung. Hal itu dibuktikan adanya partai yang dulu mendukung Pilkada tidak Langsung menjadi mendukung Pilkada Langsung. Ara tidak yakin isu ini diembuskan justru untuk memecah hubungan keduanya, Jokowi dan SBY.

"Pertemuan Jokowi dengan SBY punya dampak politik, bisa ubah konstelasi politik dan tidak semua orang happy, konstelasi politik itu bisa, masalahnya bisa gak SBY dan Jokowi dikompori? Saya rasa gak bisa," pungkasnya.

Baca juga:
Aksi Presiden Jokowi menanam padi bareng petani di Kalimantan
Politikus NasDem: Jokowi tak terpasung Megawati dan Surya Paloh
Pembangunan infrastruktur terkendala kurangnya tenaga insinyur
Proyek ambisius Jokowi butuh banyak lulusan SMK
Proyek Jokowi bangun 1 juta rumah terbentur kekurangan dana Rp 40 T
JK minta bunga rumah untuk rakyat penghasilan rendah cuma Rp 600.000

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.