Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

JK minta bunga rumah untuk rakyat penghasilan rendah cuma Rp 600.000

JK minta bunga rumah untuk rakyat penghasilan rendah cuma Rp 600.000 Pembangun rumah KPR. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla ingin Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mendapatkan fasilitas rumah dari program pemerintah. Untuk itu, JK meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menurunkan bunga fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

"Pak JK mengarahkan mungkin bunganya diturunkan jadi 5 persen, dari 7,25 persen," kata Basuki, di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (20/1/2015).

Saat ini, dengan bunga 7,25 persen, cicilan rumah yang harus dibayarkan sebesar Rp 800.000 per bulan. Wapres ingin masyarakat yang digaji Rp 4 juta per bulan dapat membayar cicilan rumah hanya Rp 600.000-700.000 per bulan.

"Itu arahan Wapres. (Kemungkinan penurunan bunga) Ini sedang dihitung oleh staf khususnya Wapres‎ dan tadi beliau bilang ini mungkin sekali," papar Basuki.

Besok, Kementerian PU dan Pera akan berkoordinasi dengan bank-bank penyalur kredit perumahan dengan skema FLPP‎.

"Mengundang bank-bank, seperti BTN, BRI, BNI, dan lembaga-lembaga lain. Besok diundang untuk memastikan itu, karena minggu ini harus lapor beliau. Supaya beliau (JK) bisa melapor ke Presiden lalu minggu depan dibawa ke sidang kabinet terbatas untuk dicanangkan," ucapnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP