PDIP sebut Risma tak bisa tolak penugasan partai di Pilgub DKI
"Tidak ada alasan Ibu Risma menolak penugasan partai. Ora isoh kuwi," tegas Gembong Warsono.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini digadang-gadang akan menjadi calon kuat pesaing calon petahana Basuki Tjahaja Purnama. Namun, dalam beberapa kesempatan perempuan berhijab ini menolak untuk diboyong ke ibu kota oleh PDI Perjuangan.
Namun, ternyata dalam mekanisme partai besutan Megawati Soekarnoputri ini, tidak mudah bagi seorang kader untuk menolak penugasan.
Wakil Ketua Badan Pemilihan Umum PDI Perjuangan Gembong Warsono mengatakan, tidak ada alasan bagi kader partai menolak penugasan yang diberikan oleh Ketua Umum Megawati. Terlebih jika itu merupakan hasil keputusan dari DPP.
Dia mencontohkan pencalonan Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Di mana sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut selalu berkelit tidak pernah berpikir untuk menjadi seorang capres.
"Tidak ada alasan Ibu Risma menolak penugasan partai. Ora isoh kuwi," tegasnya di Jakarta, Senin (4/7).
Dia menjelaskan, PDI Perjuangan memiliki dua jalur bagi kader partainya untuk dapat ikut serta dalam Pilkada, pertama melalui penjaringan dan kedua dari jalur penugasan. Sehingga tidak menutup kemungkinan Risma akan diboyong ke Jakarta.
"Kader internal itu, misalnya Risma, Boy Sadikin, Djarot, Prasetyo ingin dicalonkan. Kekaderannya tinggal buka saja PDIP untuk dicalonkan tinggal buka saja pintu penugasan. Kader internal bisa lewat pendaftaran tapi bisa juga penugasan," terang anggota DPRD DKI Jakarta ini.
Baca juga:
Sinyal PDIP tak akan usung Ahok usai bukber dengan Gerindra
Prediksi Taufik: PDIP takkan ke Ahok, paling Pak Prabowo manggut
PDIP & Gerindra sepakat dukung Cagub DKI beretika dan berbahasa baik
PDIP dan Gerindra sepakat tak akan usung calon perseorangan
Kemesraan Gerindra-PDIP tunggu buka puasa bersama