PDIP sebut Puan Maharani dan Prabowo sudah bertemu lebih dari 2 kali
PDIP sebut Puan Maharani dan Prabowo sudah bertemu lebih dari 2 kali. Pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini mengatakan, Puan dan Prabowo pernah bertemu saat makan malam. Namun ia tidak merinci kapan pastinya pertemuan itu terjadi.
Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bambang Wuryanto mengungkapkan Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo sudah sering bertemu. Bambang mengatakan Puan dan Prabowo bertemu lebih dari dua kali.
"Itu sudah sering ketemu saya sendiri saksinya sudah ada beberapa kali pertemuan beliau itu kalau Mbak Puan sama Prabowo itu manggilnya Mas Bowo. Jadi mereka itu dekat. Kalau ketemu setiap waktu," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5).
"Yang sudah pasti saya ikuti saja lebih dari dua kali," lanjutnya.
Pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini mengatakan, Puan dan Prabowo pernah bertemu saat makan malam. Namun ia tidak merinci kapan pastinya pertemuan itu terjadi.
"Pas makan malam bersama," ungkapnya.
Selain itu, anggota DPR ini juga enggan memberitahukan apa tema pembicaraan Ketua DPP PDIP non-aktif itu dengan Prabowo terkait dengan Pilpres 2019. Ia pun menyuruh awak media untuk bertanya langsung pada Puan.
"Coba tanyain deh sama Mbak Puan," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto akan memenuhi permintaan pertemuan dengan Politisi PDIP Puan Maharani. Prabowo mengaku hubungannya dengan putri Presiden ke-5 itu cukup baik.
"Pasti lah masa orang mau ketemu kita enggak terima," kata Prabowo saat ditemui di Jakarta Pusat, Kamis (5/4).
"Saya kan hubungannya baik. Saya sahabat. Setiap saat enggak ada masalah. Kita emang sudah rencana (bertemu)," tambahnya.
Baca juga:
'Kalau ada dua pangeran Prabowo dan Jokowi biar Demokrat jadi gadis cantik'
Komunikasi dengan PAN baik, Gatot optimistis dapat tiket di Pemilu 2019
ReJo mulai bergerak menangkan Jokowi di Jawa Barat
Gatot sebut peluang Cak Imin jadi Cawapres lebih besar
Dicatut masuk Sekber, hubungan PAN dengan Gerindra-PKS tetap baik