LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PDIP nilai gaya pidato Jokowi hanya variasi bukan luapan emosi

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menilai gaya pidato Presiden Joko Widodo saat Konvensi Nasional Galang Kemajuan Tahun 2018 di Ballroom Puri Begawan, Bogor bukan luapan kemarahan melainkan hanya variasi gaya.

2018-04-09 17:32:34
PDIP
Advertisement

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menilai gaya pidato Presiden Joko Widodo saat Konvensi Nasional Galang Kemajuan Tahun 2018 di Ballroom Puri Begawan, Bogor bukan luapan kemarahan melainkan hanya variasi gaya. Jokowi menanggapi keras sindiran dan isu miring yang menyudutkannya seperti utang pemerintah, antek asing, hingga PKI.

"Itu variasi gaya saja. Jadi bukan luapan kemarahan, bukan luapan kekecewaan, bukan. Itu variasi," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/4).

Namun, Hendrawan tidak melihat perubahan gaya pidato Jokowi yang biasanya tenang menjadi penuh emosi dan 'berapi-api' itu terkait dengan pencalonannya di Pemilu Serentak 2019. Gaya pidato yang dibawa Jokowi, kata Hendrawan, menyesuaikan topik dan momentum.

Advertisement

"Oh tidak. Jadi tergantung topik yang dibicarakan, tergantung momen, tapi ini bagian dari pentas demokrasi," ujarnya.

Tak hanya itu, Hendrawan menyebut gaya pidato yang berbeda dari Jokowi itu juga tidak meniru gaya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Oh enggak, sama sekali tidak. Sebab kalau sama terus kan monoton. You nonton film yang monoton saja, wong sinetron saja kadang-kadang menakutkan, kadang menggembirakan, kadang penuh kejutan," tandasnya.

Advertisement

Diketahui, Jokowi memberikan respons keras atas isu-isu yang belakangan ditujukan kepadanya, mulai dari utang yang membengkak hingga prediksi Indonesia bubar pada tahun 2030 dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pernyataan Jokowi disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Konvensi Nasional Galang Kemajuan Tahun 2018 di Ballroom Puri Begawan, Bogor, Sabtu (7/4).

Contohnya, Jokowi menyindir Prabowo dengan menyebut pemimpin seharusnya memberikan rasa optimisme kepada rakyatnya. Bukan sebaliknya malah menularkan virus pesimisme.

"Jangan pesimis 2030 bubar. Pemimpin itu harus memberikan optimisme kepada rakyatnya. Pemimpin harus memberikan semangat kepada rakyatnya meskipun tantangannya tidak gampang," kata Jokowi.

Jokowi juga geram dengan pemberitaan di media sosial tentang isu utang pemerintah yang jumlahnya mencapai ribuan triliun Rupiah. Presiden Jokowi menegaskan, utang itu bukan karena ulahnya melainkan sudah ada dari pemerintah sebelumnya.

Baca juga:
PKS: Banyak parpol gabung ke Pak Jokowi kami senang, lebih mudah ngalahin
2019, Jokowi akan fokus ke pembangunan SDM
Mei 2018, Presiden Jokowi resmikan 10 gerai ritel di lingkungan pesantren
Muspimnas, PKB putuskan gabung koalisi Jokowi atau tidak di 2019
Fadli Zon nilai Jokowi pidato 'berapi-api' mau tiru gaya Prabowo
Ketua DPR nilai pidato Jokowi bukan kejengkelan tapi klarifikasi
Presiden Jokowi prediksi RI jadi negara ekonomi terkuat di 2030, ini syaratnya

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.