PDIP: Ahok- Djarot dan calon lain punya peluang sama buat diusung
Semua keputusan ada di tangan Megawati dan belum tahu kapan akan diumumkan siapa yang akan dipilih.
Politisi PDIP, Aria Bima, mengatakan keputusan siapa yang akan diusung oleh partainya dalam Pilgub DKI 2017 berada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Aria menegaskan, setiap nama yang digembor-gemborkan masuk dalam catatan Megawati Soekarnoputri, tak terkecuali duet Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.
"Semua harap menunggu, semua masih punya peluang yang sama. Entah itu pak Ahok-Pak Djarot atau kandidat lain," kata Aria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).
Aria menjelaskan dirinya tak mengetahui kapan Megawati akan memutuskan calon yang akan diusung dalam Pilgub DKI. Dia menyatakan Megawati hanya meminta saat ini sedang fokus mengawal Ahok dan Djarot yang masa jabatannya tersisa sekitar tujuh bulan lagi.
"Masalah timing yang tepat kapan tergantung subjektivitas ketua umum," katanya.
Seperti diketahui, belakangan santer terdengar kabar PDIP bakal memutuskan untuk mengusung Ahok-Djarot di Pilgub DKI tahun depan. Sementara itu, Gerindra menyatakan kemungkinan besar akan mengusung Sandiaga Uno dengan Sekda DKI Saefullah untuk melawan Ahok dan Djarot di Pilkada DKI.
Baca juga:
Bertemu Mega di DPR, Ahok bilang cuma tanya 'Apa kabar Bu?'
Ahok yakin Pilgub Jakarta tak akan diganggu banjir
Warga Surabaya menunggu ketegasan Risma
Jika diusung PDIP, Ahok berharap Megawati pilih Heru jadi cawagub
Untung rugi Golkar dukung Ahok di Pilkada DKI
Hasrat politik Sekda DKI kian tinggi
Ahok: Bu Mega bilang Pak Ali Sadikin lebih kasar dari Ahok