Pansus angket ancam gunakan jalur hukum jika KPK menolak hadir rapat
Wakil Ketua Pansus angket KPK Eddy Kusuma Wijaya mengingatkan KPK jika mangkir dipanggil sebanyak tiga kali, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum. Menurutnya, ini sesuai dengan Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3).
Panitia Khusus (Pansus) angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ngotot memanggil KPK dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Jadwal pemanggilan akan segera dibicarakan pada saat rapat internal malam ini, Senin (2/10).
Wakil Ketua Pansus angket KPK Eddy Kusuma Wijaya mengingatkan KPK jika mangkir dipanggil sebanyak tiga kali, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum. Menurutnya, ini sesuai dengan Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3).
"Jadi sesuai aturan kalau nanti sudah memenuhi syarat lain kita akan panggil lagi. Kalau enggak datang ya panggil tiga kali ini kan baru sekali atau kalau enggak datang juga kita akan lakukan upaya hukum sebagaimana diatur MD3," kata Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/10).
Jadwal pansus angket selanjutnya juga akan segera dibicarakan dalam rapat internal malam ini. Dalam rapat itu juga akan waktu pemanggilan KPK dalam RDP pansus angket.
"Kita baru rencana nyusun jadwal untuk kegiatan pansus selanjutnya. Itu dijadwalkan teman-teman penyusunan acara itu rapatnya nanti malam," ucapnya.
Baca juga:
PDIP harap KPK penuhi panggilan Pansus angket
Pansus angket masih analisa dugaan penyimpangan kinerja KPK
PAN ingatkan pansus angket agar tak tersandera KPK dan MK
Koalisi Masyarakat Anti Korupsi nilai pelemahan KPK semakin nyata
'Makin ke sini tingkah Pansus Angket KPK buat geleng-geleng kepala'
Pansus angket klaim didukung Kapolri panggil paksa KPK