PAN siap merapat ke Jokowi, Demokrat optimis bentuk poros ketiga
Menurutnya hingga kini komunikasi antar PAN, PKB dan Demokrat masih terus berlanjut seusai adanya pertemuan pada 9 Maret 2017 silam. Namun, pertemuan kedua belum kembali terealisasi.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Panjaitan masih optimis dengan wacana kehadiran poros ketiga meski Partai Amanat Nasional memberi sinyal untuk mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Sebab Demokrat dan PAN masih memiliki kesamaan pendapat.
"Ya masih karena dialog kami dengan PAN kemarin masih seperti itu. Kalau makin banyak pilihannya makin bagus lah," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3).
Menurutnya hingga kini komunikasi antar PAN, PKB dan Demokrat masih terus berlanjut seusai adanya pertemuan pada 9 Maret 2017 silam. Namun, pertemuan kedua belum kembali terealisasi.
"Pak SBY kebetulan di Jawa Barat, Pak Zul ke Jatim, sekarang Cak Imin lagi umrah menurut informasi teman teman di sana. Sehingga nunggu waktu untuk pertemuan lagi dan komunikasi terus," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan masih terus menjalin komunikasi politik dengan pimpinan parpol, termasuk parpol pendukung capres Jokowi. Tak menutup kemungkinan PAN juga akan merapat mendukung Jokowi. Alasannya, Jokowi punya peluang besar kembali memenangkan kontestasi politik 2019.
"Pak Jokowi tentu kan incumbent peluangnya besar, menjadi pertimbangan," ujar Zulkifli di Gedung DPR RI, Selasa (27/3).
Baca juga:
Jika poros ketiga terbentuk, PKB nilai AHY tak cocok jadi capres
Romi soal poros ketiga: Apa iya Zulhas-cak Imin mau jadi cawapres AHY?
Ungguli Anies Baswedan, AHY dianggap pantas jadi capres poros ketiga
Ketum PAN akan temui SBY bahas rencana koalisi di Pilpres 2019
Politisi Demokrat nilai poros ketiga bisa dinginkan suhu politik