LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PAN sebut korban intimidasi di CFD sengaja pancing reaksi kelompok lawan

Eggy Sudjana PAN"Itu sangat sengaja. Anda perhatiin, ada kode-kode gelang mereka pakai tasbih. Nanti saya kasih lihat foto-foto itu," ujar Eggy.

2018-05-03 19:44:00
2019GantiPresiden
Advertisement

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Eggy Sudjana menyampaikan kegiatan sekelompok orang yang menggunakan kaos bertuliskan #GantiPresiden2019 di arena bebas kendaraan atau car free day (CFD) Sudirman-Thamrin akhir pekan kemarin bukan kegiatan kampanye.

Alasannya, karena tidak ada ajakan untuk memilih capres tertentu. Kelompok tersebut juga tidak menunjuk calon tertentu. Dia pun menuding kelompok yang menggunakan kaos dengan tulisan #DiaSibukKerja sengaja masuk ke kerumunan kelompok #GantiPresiden2019 sehingga memancing reaksi dari kelompok tersebut.

"Itu sangat sengaja. Anda perhatiin, ada kode-kode gelang mereka pakai tasbih. Nanti saya kasih lihat foto-foto itu," ujarnya di Kantor DPP PAN, Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (3/5).

Advertisement

Kode-kode yang digunakan telah diatur. Mereka juga menggunakan kaos dengan tulisan "Dia Sibuk Bekerja" karena telah diatur sebelumnya. "Enggak mungkin enggak di-setting," ujarnya.

Dia juga menuding orang-orang yang terlihat membagi-bagikan uang dan menggunakan kaos #GantiPresiden2019 merupakan bagian dari kelompok #DiaSibukBekerja.

"Makanya kita minta investigasi dan sekaligus penyelidikan dan sekaligus penyidikan oleh pihak kepolisian karena ini justru membuat yang disebut dengan diskriminatif hukum. Ini yang membuat konflik. Inilah yang membuat ujaran kebencian sesungguhnya kayak begini," kata dia.

Advertisement

Terkait berbagai lontaran yang sering disampaikan, Eggy mengatakan itu bukan ujaran kebencian melainkan kritik. "Jokowi bilang kritik boleh tapi memberi solusi. Solusi saya adalah penegakan hukum. Bikin gelar perkara supaya jelas. Everybody tahu semuanya," jelasnya.

"Jadi itu dugaan saya settingan mereka. Apalagi si ibu itu ngomong yang bikin saya tersinggung dengan mengatakan, 'Kalian muslim? Muslim apa kau?'" ujarnya.

Baca juga:
Sandiaga pastikan tegakkan Pergub, CFD tak akan jadi panggung politik
Bawaslu belum bisa tindak kasus intimidasi di CFD: Bisa gunakan KUHP
Masih diselidiki, polisi belum tetapkan tersangka intimidasi ibu anak di CFD
Mendagri sebut peristiwa persekusi di arena CFD memalukan
Politikus PDIP sebut intimidasi di CFD kemunduran demokrasi
Wiranto soal intimidasi di CFD: Harusnya tak ada pemaksaan kehendak
Polri akan koordinasi dengan DKI agar tak ada aksi intimidasi saat CFD

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.