LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PAN Buka Opsi Pembentukan Koalisi Besar Tanpa PPP

Namun, pembentukan Koalisi Besar tanpa PPP tersebut masih wacana karena situasi politik yang masih cair.

2023-05-29 17:15:00
Koalisi Pilpres 2024
Advertisement

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengungkapkan adanya kemungkinan dibentuknya Koalisi Besar tanpa PPP. Berarti, koalisi tersebut akan berisi PAN, Golkar, Gerindra, dan PKB.

Namun, kata Viva, pembentukan Koalisi Besar tanpa PPP tersebut masih wacana karena situasi politik yang masih cair.

"Ya itu (situasi politik) kan masih relatif cair. Apalagi kalau misalnya koalisi besar, KKIR dan KIB, KIB minus PPP terbentuk," kata Viva saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (29/5).

Advertisement

Nantinya, kata Viva, Koalisi Besar tanpa PPP ini dapat memperbesar kemenangan PAN dalam memenangkan Pemilu 2024.

"Kan akan menambah basis sosial, basis konstituen masing-masing partai. Ditambah dengan figur yang memiliki elektabilitas yang bagus tentunya akan semakin membesar potensi untuk bisa menang di Pilpres," tambah Viva.

Advertisement

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menilai, penggabungan dua koalisi, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) semakin sulit terwujud. Alasan utamanya masing-masing pihak sudah punya capres potensial yang akan diusung.

"Bahwa sedari awal PPP pesimistis koalisi besar yang merupakan wacana gabungan antara KKIR-KIB bakal terwujud. Hambatan utamanya adalah figur capres yang mau diusung," ujar politikus yang akrab disapa Awiek dalam keterangannya, Sabtu (27/5).

Dalam koalisi-koalisi ini sudah muncul sejumlah nama potensial yang menjadi calon presiden , yaitu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. "Tidak mungkin dalam koalisi ada tiga capres," sebut Awiek.

PPP sudah menyatakan mendukung Ganjar., sedangkan Golkar masih berkukuh mendukung Airlangga. PAN pun mendorong duet Ganjar-Erick. Meski ada perbedaan sikap soal capres, KIB belum bubar secara formal.

"KIB sampai sejauh ini secara formal belum bubar. KIB akan berlanjut apabila memiliki figur capres yang sama," kata Awiek.

Bila KIB satu suara mendukung Ganjar Pranowo, maka akan bekerja sama dengan PDI Perjuangan. Tetapi bila tidak ada kesepakatan, KIB tidak akan lanjut.

"Karena itulah wacana koalisi besar gabungan KKIR-KIB semakin sulit terwujud," pungkasnya.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.