OSO segera komunikasi dengan pimpinan parpol termasuk Prabowo
OSO segera komunikasi dengan pimpinan parpol termasuk Prabowo. Diketahui, OSO dan Prabowo memiliki hubungan yang kurang baik. Keduanya berseteru karena saling klaim berhak atas kepengurusan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).
Pasca terpilih menjadi Ketua Umum Partai Hati Nurani (Hanura), Oesman Sapta Odang (OSO) belum berkomunikasi dengan pimpinan partai politik (parpol) lain. Dia memastikan akan membangun komunikasi dalam waktu dekat.
"Sampai sekarang belum. Tapi saya akan telepon, saya hubungi semua baik partai lama maupun partai baru," kata OSO di kediamannya Jalan Karang Asem Nomor 34, Kuningan, Jakarta, Kamis (22/12).
Menurut OSO, komunikasi yang akan dibangun guna menjalin hubungan baik antar sesama partai. Termasuk dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Diketahui, OSO dan Prabowo memiliki hubungan yang kurang baik. Keduanya berseteru karena saling klaim berhak atas kepengurusan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).
"Saya akan hormati semua pimpinan parpol. Saya akan hubungi sebagai teman. Kita mau bangun bangsa tidak bisa sendiri-sendiri," terang Oso.
HKTI sempat terjadi dualisme pada 2014 lalu. Kubu versi Oesman Sapta mengaku sudah mendapat keputusan kasasi Mahkamah Agung (MA) Nomor 310/K/TUN/2012 yang telah berkekuatan hukum tetap, putusan Kementerian Hukum dan HAM Nomor AHU-14.AHO 1.06. Tahun 2011 yang diperkuat oleh Akta Pernyataan Keputusan Musyawarah Nasional VII HKTI Nomor 8 Tahun 2010 menyatakan Oesman resmi sebagai Ketua Umum HKTI periode 2010-2015. Sementara Prabowo mengklaim menjabat sebagai Ketua Umum HKTI pada formulir model BB-4 PPWP huruf D saat mencalonkan diri sebagai Presiden pada Pilpres 2014.
Baca juga:
Demokrat sebut keputusan Pasek gabung Hanura hak politik pribadi
OSO bakal gelar karpet merah jika Anas Urbaningrum mau gabung Hanura
OSO: Banyak teman-teman pengalaman di partai menyatakan bergabung
Oesman Sapta resmi gantikan Wiranto pimpin Partai Hanura
OSO pimpin Hanura, 34 anggota DPD siap merapat
Wiranto resmi mundur, Oesman Sapta pimpin Hanura
Pasek mengaku diminta Anas gabung Hanura