LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Nurdin Halid diminta sebut nama caketum Golkar bagi-bagi dollar

"Sebaiknya kalau masih isu jangan dibawa ke ranah publik. Harusnya jadi catatan dan diselidiki," sindir Mahyudin.

2016-02-19 12:14:03
Isu Politik Uang Munas Golkar
Advertisement

Petinggi Golkar, Nurdin Halid, menyebut ada calon ketua umum bagi-bagi dollar pada anggota DPD II agar terpilih. Sebagai salah satu calon ketum, politikus Golkar, Mahyudin, mengaku tak tahu siapa yang dimaksud Nurdin tersebut.

Mahyudin mengatakan tak akan berbuat hal yang merendahkan dirinya. "Saya tidak punya duit kalau seperti itu. Jadi sudah pasti bukan kita. Kalau saya, soal menjual pikiran konsep visi dan misi mengangkat saya tidak harus merendahkan diri saya seperti itu," kata Mahyudin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/2).

Dia mengatakan, Nurdin sebaiknya tak melempar isu panas ke publik. Jika mengantongi bukti, Nurdin sebaiknya menyelidiki itu secara internal.

"Saya sih belum tahu yang disebut oleh Pak Nurdin siapa. Tapi, sebaiknya kalau masih isu jangan dibawa ke ranah publik. Harusnya jadi catatan dan diselidiki," jelas dia.

Tak hanya diselidiki secara internal, Mahyudin juga meminta agar hal itu proses secara hukum. Sebab bisa dikategorikan gratifikasi karena kandidat caketum ada yang berprofesi sebagai pejabat negara. yang nota bene sebagai pejabat negara.

"Perlu selidiki secara hukum. Kalau di Golkar kan banyak pejabat, kalau dia dikasih Rp 100 juta atau 10 ribu USD apakah masuk gratifikasi," tukasnya.

Dia pun berharap agar hal itu benar-benar tak terjadi di Munaslub nanti.

"Itu mungkin juga azas praduga tak bersalah, saya berharap tidak ada kejadian seperti itu dalam Munaslub," pungkas Mahyudin.

Baca juga:
Ini penjelasan Nurdin halid soal politik transaksional jelang Munas
Yorrys tak mau berpolemik soal politik uang jelang Munaslub Golkar
Bamsoet juga dengar politik uang di munas, satu suara Rp 2 miliar
Leo usul Golkar dibubarkan jika calon ketum pakai uang negara
Isu politik uang di munas, Bamsoet sebut 'emang kita sinterklas'
Nurdin sebut ada bagi-bagi uang, KPK diminta pantau munas Golkar
Tantowi tantang Nurdin Halid ungkap caketum Golkar bagi-bagi duit

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.