LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Nomor urut caketum Golkar di munaslub: Akom nomor 1, Setnov nomor 2

8 Bakal Calon Ketua Umum Golkar dinyatakan lolos verifikasi tahap pertama.

2016-05-07 16:32:37
Munaslub Golkar
Advertisement

Para Calon Ketua Umum Golkar mengambil nomor urut dalam pemilihan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) di Kantor DPP Golkar, sore ini. Mereka juga sudah mendapatkan surat keputusan dari Steering Committee.

Pantauan merdeka.com, Sabtu (7/5), Ade Komarudin (Akom) mendapatkan nomor urut 1, kemudian Setya Novanto (Setnov) dengan nomor urut 2.

Selain itu, Airlangga Hartarto mendapatkan nomor urut 3, sedangkan Mahyudin nomor urut 4. Selanjutnya, Priyo Budi Santoso mendapatkan nomor urut 5.

Azis Syamsuddin mendapatkan nomor urut 6. Meski diwakilkan oleh tim suksesnya, Indra Bambang Utoyo dan Syahrul Yasin Limpo berurut mendapat nomor 7 dan 8.

Tim pendukung juga berteriak dan riuh, salah satunya tim pendukung Akom dan Setya Novanto. Pendukung Akom berteriak.

"Akom untuk Golkar satu," teriak pendukung.

Ketua Panitia Pengarah (Steering Committee) Musyawarah Nasional Luar Golkar, Nurdin Halid menyatakan panitia mencatat 8 orang sudah memenuhi persyaratan.

Delapan nama tersebut antara lain Ade Komarudin, Airlangga, Azis Syamuddin, Mahyudin, Priyo Budi Santoso, Syahrul Yassin Limpo, Indra Bambang Utoyo dan Setya Novanto.

"Saat ini sudah ada 8 Caketum yang lolos verifikasi," kata Nurdin Halid.

Baca juga:
Jelang Munaslub, 8 calon ketua umum Golkar antre nomor urut
Akbar Tandjung: Bisa-bisa Golkar bicara tentang uang, uang terus
Akbar Tandjung jagokan orang Jawa di Munaslub Golkar
Zaman Soeharto, Golkar tak ada faksi dan tak pernah susah
Ini bukti maju jadi ketua umum Golkar harus berduit
Priyo bayar mahar caketum pakai dolar, nilainya lebih dari Rp 1 M
Penah disanksi MKD, Setnov dinilai tak layak jadi ketum Golkar

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.