LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ngabalin Minta Sekjen PAN Bisiki Zulkifli Hasan Untuk Gabung ke Jokowi

Ngabalin menuturkan, PAN memiliki kesamaan visi dengan pemerintah untuk membangun bangsa. Dia berharap partai berlambang matahari terbit itu bisa menjadi kekuatan baru di parlemen untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

2019-06-05 19:24:56
Partai Amanat Nasional
Advertisement

Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin, mengaku telah berbincang dengan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno. Pembicaraan itu mengajak PAN segera kembali ke pemerintahan.

Ngabalin menuturkan, PAN memiliki kesamaan visi dengan pemerintah untuk membangun bangsa. Dia berharap partai berlambang matahari terbit itu bisa menjadi kekuatan baru di parlemen untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tentu kita berharap PAN jadi kekuatan di parlemen, pemerintah dan parlemen juga harus membangun kekuatan dalam memikirkan program-program pemerintah dan negara," ujar Ngabalin di rumah dinas Ketua DPR, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (5/6).

Advertisement

Ngabalin mengaku membisiki Eddy Soeparno untuk memberikan masukan kepada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. "Kalau Sekjen yang mendampingi dan membisiki ketua umum kan pasti kalimat-kalimat bagus, motivasi yang terbaik. Apalagi Bung Eddy kan teman lama. Kalau orang lain yang membisiki ketua umum bisa lain maknanya," ucapnya.

Disinggung Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang masih kukuh beroposisi dengan Jokowi, Ngabalin bilang posisi Ketum dan Sekjen adalah eksekutif di partai. Artinya sebagai pembuat kebijakan bisa mengarahkan partai untuk kepentingan menyiapkan kadernya ke depan di parlemen maupun jabatan eksekutif.

"Saya kira Bang Zul dan Mas Eddy dan teman-teman juga tetap akan berpositif, melihat kepentingan partai ke depan dan mempersiapkan kader-kader yang banyak," jelas Ngabalin.

Advertisement

"Kader-kader terbaik itu tidak ada lain kecuali bisa menyiapkan yang terbaik untuk di parlemen, pemerintah, dan tempat-tempat lain," dia menambahkan.

Baca juga:
PAN Sebut Lebaran Momen Tepat untuk Memaafkan dan Rekonsiliasi usai Pemilu
Waketum PAN Tegaskan Secara De Facto Partainya Selesai Dengan Koalisi Prabowo-Sandi
Zulkifli Hasan Sebut Lebaran Momentum untuk TKN dan BPN Bersilaturahmi
Caleg DPRD DKI Terpilih dari PAN Serahkan LHKPN ke KPK
Sekjen PPP: Jokowi Minta Masukan Politik kepada AHY dan Zulkifli Hasan
Profil Mustofa Nahrawardaya, Caleg PAN yang Ditangkap karena Kasus Hoaks

(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.