Sekjen PPP: Jokowi Minta Masukan Politik kepada AHY dan Zulkifli Hasan
Merdeka.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani, mengungkap isi pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Kata dia, dalam rangkaian pertemuan Jokowi hanya meminta masukan politik.
"Saya kira gini, yang dibahas sama sebetulnya. Kira-kira masukan-masukan baru sampai tahap itu saja. Masukan dari partai-partai," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5).
Arsul menegaskan, dalam pertemuan itu Jokowi tidak mengajak dua petinggi partai itu untuk bergabung ke koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf. Termasuk juga tidak membahas pembagian kursi menteri.
"Ya untuk jadi bagian dari koalisi pemerintahan tapi enggak bicara soal misalnya ayo dong masuk dan kemudian Anda akan saya kasih ini. Saya kira enggak," ungkapnya.
Meski begitu, Sekjen PPP ini melihat pertemuan tersebut menandakan pintu terbangunnya koalisi semakin terbuka. Namun, Arsul belum bisa memastikan apakah PAN dan Demokrat akan bergabung ke koalisi Jokowi.
"Tapi tentu kalau orang ditanya masukkannya, berartikan pintunya terbuka kan. Apakah terbuka sedikit atau terbuka lebar itu urusan nanti," ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima kunjungan Ketua MPR RI yang juga Ketum PAN Zulkifli Hasan di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Rabu (22/5). Pertemuan keduanya berlangsung secara tertutup.
AHY juga melakukan pertemuan dengan Jokowi di hari yang sama. Sebelumnya pada 2 Mei, AHY juga telah melakukan pertemuan tertutup dengan Jokowi.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya