LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

NasDem Sebut Sikap Tidak Menerima Kekalahan Bisa Merusak Demokrasi

Martin menjelaskan, apa yang saat ini terjadi bukanlah perseteruan elite. Pasalnya adanya dugaan kecurangan pada Pemilu 2019 akan digugat oleh kubu Prabowo-Sandiaga ke Mahkamah Konstitusi.

2019-05-23 17:29:27
Demo 22 Mei
Advertisement

Ketua DPP Partai NasDem Martin Manurung menyayangkan adanya aksi di depan Kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) pada 21-22 Mei 2019 lalu. Menurutnya, masyarakat maupun tokoh elite harus dewasa dan bisa menerima kekalahan.

Dia menilai, mentalitas tidak mau menerima kekalahan dapat merusak demokrasi di Indonesia.

"Mentalitas seperti itu harus diberantas, jangan sampai menjadi tradisi demokrasi di Indonesia; kalau kalah lalu rusuh," katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/5).

Advertisement

Martin menjelaskan, apa yang saat ini terjadi bukanlah perseteruan elite. Pasalnya adanya dugaan kecurangan pada Pemilu 2019 akan digugat oleh kubu Prabowo-Sandiaga ke Mahkamah Konstitusi.

"Jadi, ini bukan 'perseteruan elite', itu framing yang keliru. Ini soal pendewasaan demokrasi; kalau kalah ya terima kekalahan, bukan malah rusuh," ujarnya.

Untuk itu, Partai NasDem mendukung sikap tegas Presiden Joko Widodo yang tidak memberikan ruang kepada perusuh.

Advertisement

"Karena itu, kita dukung sikap Presiden yang tidak mau memberi ruang kepada para perusuh. Kita dukung juga Polri dan TNI menjalankan tugas negara dengan baik," tutupnya.

Baca juga:
Polri Bentuk Tim Investigasi 7 Korban Meninggal Demo 21-22 Mei
Kronologi Penemuan Ambulans Berlogo Gerindra Bawa Batu di Demo 22 Mei
Stasiun Tanah Abang Kembali Dibuka Usai Aksi 22 Mei
Pasca-Demo Ricuh, Sultan Pontianak Jamin Gangguan Keamanan Tak Terulang Lagi
Polri: Satu Korban Kerusuhan 21-22 Mei Tewas Terkena Peluru Tajam
Usai Kerusuhan, Petamburan Kembali Kondusif
Polri Sebut 7 Orang Meninggal Saat Ricuh 21-22 Mei, dari Kelompok Perusuh

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.