LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

NasDem sebut koalisi besar buat jegal Ahok tak bakal efektif

Pilkada seperti juga Pilpres adalah pemilihan orang atau figur bukan pemilihan partai seperti Pemilu Legislatif.

2016-08-10 16:35:36
Pilgub DKI
Advertisement

Ketua DPP Partai NasDem Martin Manurung menilai upaya 7 partai politik menjalin koalisi besar mengadang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI 2017 dinilai tidak efektif. Menurut dia, Pilkada seperti juga Pilpres adalah pemilihan orang atau figur bukan pemilihan partai seperti Pemilu Legislatif.

"Kita baru saja melihat pada Pemilihan Presiden, di mana Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang hanya berisi NasDem, PDIP, PKB dan Hanura dan mengusung Jokowi-JK, ternyata berhasil menggulung Koalisi Merah Putih (KMP) yang mengusung Prabowo-Hatta walaupun berisi 6 Parpol," jelas Martin di Jakarta, Rabu (10/8).

Hal itu, tambah Martin, sudah berkali-kali terjadi dalam pemilihan. Pada Pilpres sebelumnya pun, koalisi besar yang dinamakan Koalisi Kebangsaan yang mengusung Megawati pernah dikalahkan oleh koalisi kecil yang mengusung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Seharusnya, partai-partai politik sudah cukup belajar soal koalisi-koalisi ini. Bukan soal besar-kecilnya koalisi, tetapi ini soal pilihan rakyat pada figur yang diusung," kata pria yang juga menjabat Ketua Umum Garda Pemuda NasDem itu.

"Kalau Parpol belum belajar dan sadar juga soal koalisi-koalisi ini, menurut saya kebangetan ya. Ini memang tandanya partai-partai politik masih bebal mendengar aspirasi masyarakat. Semakin jelas bahwa Parpol perlu melakukan koreksi diri," tambahnya.

Baca juga:
Kedekatan Megawati dengan Ahok bisa bikin koalisi kekeluargaan goyah
Hanura pastikan koalisi partai pendukung Ahok solid
Ahok: Pernah enggak dalam sejarah berpolitik partai ngatur saya?
Beda jagoan di Pilgub DKI, Hanura tetap sowan ke Gerindra
Hanura sebut dukungan terhadap Ahok pertaruhkan integritas partai
Menunggu Megawati di Pilkada DKI Jakarta
Dekat dengan ketum, Ahok yakin tak dikhianati 3 parpol pengusung

Advertisement
(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.