LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Munas rekonsiliasi Golkar tak akan pernah terjadi?

Ical dikabarkan tak lagi semangat gelar munas pasca putusan MA yang memenangkan Golkar hasil munas Bali.

2016-03-17 10:16:16
Munas Golkar
Advertisement

Rencana Partai Golkar menggelar munas rekonsiliasi untuk menyatukan kubu Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono nampaknya hanya sekedar wacana. Hal ini dampak dari putusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan bahwa kepengurusan Munas Golkar di Bali sah dan berkekuatan hukum tetap.

Politikus Golkar kubu Agung Laksono, Leo Nababan pesimis dengan perhelatan munas rekonsiliasi tersebut. Menurut dia, munas rekonsiliasi hanya siasat Ical saja sejak awal.

"Saya mencium itu lama, karena memang itu hanya taktik kelakuan pihak ARB. Saya sudah melihat itu sejak lama. Saya sangat pesimis, saya mencium hal yang tidak fair," kata Leo saat dihubungi merdeka.com, Kamis (17/3).

Sebuah informasi menyebutkan, Ical memang saat ini sudah tak lagi semangat menggelar munas rekonsiliasi pasca putusan MA. Bahkan sejumlah calon ketua umum Golkar dari kubu Ical tak lagi bergerilya ke daerah untuk mencari dukungan maju di munas.

Bahkan loyalis Ical, Ade Komarudin yang awalnya hendak deklarasi 11 Maret lalu, agendanya diubah menjadi ikrar kepada Golkar. Sekjen Golkar Idrus Marham disebut sudah tak lagi keliling menggalang dukungan daerah.

Leo menilai, seharusnya tidak ada lagi alasan untuk Ical menunda pelaksanaan munas. Menurut dia, Kemenkum HAM sudah memperpanjang SK Munas Riau selama enam bulan sebagai dasar pelaksanaan munas rekonsiliasi.

"Jadi ini dibutuhkan jiwa negarawan, saya ini memiliki komitmen dan saya meminta semuanya cinta damai. Ibaratnya ada orang suami istri sudah mau cerai di pengadilan putus tapi tiba-tiba mau rujuk, karena mendahului kepentingan orang banyak, anak, keluarga orang lain," jelas Leo yang menegaskan persoalan Golkar tak bisa diselesaikan lewat jalur hukum.

Dia hanya khawatir jika munas rekonsiliasi tak jadi gelar maka Golkar terancam terpuruk di Pilkada serentak 2017. Karena itu, dia mendesak Ical komitmen dengan perjanjian yang sudah dilakukan dan ditandatangani dengan Agung Laksono dan Jusuf Kalla (JK).

"Calon Golkar di pilkada tidak akan bisa bertarung, itu konsekuensinya," terang dia.

Baca juga:
Soal waktu pelaksanaan Munas, Akom serahkan pada Ical dan DPP Golkar
Pilih fokus kerja, Akom enggan tanggapi serangan politik Setnov
Bamsoet sebut Akom digiring masuk skenario 'jebakan batman'
Disentil, Setya Novanto mulai berani terang-terangan serang Akom
Kubu Airlangga minta Munas Golkar digelar sebelum tahapan Pilgub DKI
Setnov ngaku jadi saksi saat Akom teken surat tak maju ketum Golkar
Jumawanya Akom pamer diri lebih hebat dibanding Setnov

Advertisement
(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.