LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Moeldoko yakin Jokowi punya pertimbangan matang soal menteri rangkap jabatan

Moeldoko yakin Jokowi punya pertimbangan matang soal menteri rangkap jabatan. Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko yang ditemui di Sekretariat Negara, Jakarta, tidak ingin mengomentari terlalu jauh ihwal tersebut. Dia hanya meminta publik tidak mengkhawatirkan rangkap jabatan menteri.

2018-01-24 17:26:22
Jokowi
Advertisement

Rangkap jabatan menteri kabinet kerja Jokowi-Jusuf Kalla jadi polemik. Saat ini, ada dua menteri yang merangkap jabatan, yakni Airlangga Hartarto yang menjabat sebagai Menteri Perindustrian sekaligus Ketua Umum Golkar dan Idrus Marham yang menduduki posisi Menteri Sosial sekaligus Koordinator bidang Eksekutif-Legislatif Golkar.

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko yang ditemui di Sekretariat Negara, Jakarta, tidak ingin mengomentari terlalu jauh ihwal tersebut. Dia hanya meminta publik tidak mengkhawatirkan rangkap jabatan menteri.

"Itu enggak usah dikhawatirkan," ujarnya, Rabu (24/1).

Advertisement

Moeldoko memastikan, Presiden Joko Widodo sudah mempertimbangkan banyak hal sebelum mengizinkan menteri merangkap jabatan.

"Pasti sudah ada pertimbangannya," kata dia.

Sebelumnya, Jokowi mengungkap alasan tak melengser Airlangga Hartarto dari jabatan Menteri Perindustrian. Menurut Jokowi, Airlangga menguasai betul ilmu perindustrian. Selain itu, mengganti Airlangga dengan orang baru malah bakal membuat kabinet kerja tidak efektif, sebab masa pemerintahan hanya tersisa satu tahun lebih.

Advertisement

Jokowi berpandangan menteri baru membutuhkan waktu sedikitnya 6 bulan sampai setahun untuk menguasai ilmu kementerian yang akan dipimpinnya. Sementara Idrus Marham mengklaim tak masalah menteri merangkap jabatan di posisi elite partai.

Dia juga mengklaim, tugasnya sekarang di partai mengatur hubungan antara lembaga eksekutif, legislatif, dan lembaga partai. Korbid Eksekutif-Legislatif, lanjut dia, bisa memperkuat kerja-kerja kementerian.

"Selama tugas itu memperkuat itu artinya mendorong kami untuk mencoba agar supaya kegiatan kami baik di kementerian maupun dalam konsolidasi lembaga akan semakin efektif dan produktif," kata Idrus.

Idrus memastikan, tugas Menteri Sosial tidak akan terganggu meski dirinya merangkap jabatan. "Tidak akan mengganggu," singkat dia.

Baca juga:
Beda dengan Jokowi, Moeldoko sebut demokrasi di RI tanpa batas
Sebelum bertolak ke Sri Lanka, Jokowi cek bantuan untuk Rohingya
Representasi generasi muda, Cak Imin dinilai cocok dampingi Jokowi
Campak dan gizi buruk di Asmat, Jokowi bentuk tim penanggulangan
'Terlalu banyak infrastruktur, tapi pembangunan manusia tak dipikirkan'
Sekjen PDIP yakin Jokowi komit soal larangan menteri rangkap jabatan
PKB sebut larangan Jokowi soal menteri rangkap jabatan tak berlaku lagi

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.