MK sebut hanya berkas perkara pilkada Dogiyai yang hilang
Mahkamah Konstitusi (MK) telah menemukan seluruh berkas perkara pilkada yang dikabarkan hilang. Namun, hanya satu berkas yang masih hilang sampai saat ini yaitu Kabupaten Dogiyai.
Mahkamah Konstitusi (MK) telah menemukan seluruh berkas perkara pilkada yang dikabarkan hilang. Namun, hanya satu berkas yang masih hilang sampai saat ini yaitu Kabupaten Dogiyai.
"Semua lengkap sampai hari ini, kecuali (berkas) Dogiyai (hilang). Semua berkas yang disebut itu ada dan lengkap sampai hari ini," ujar Juru Bicara MK Fajar Laksono saat dikonfirmasi, Sabtu (25/3).
Fajar menegaskan, berkas yang hilang tersebut merupakan permohonan gugatan perolehan suara di Kabupaten Dogiyai yang disampaikan oleh pasangan calon Bupati Dogiyai, Marcus-Angkian pada 24 Februari lalu. Sementara itu, berkas perkara Aceh Singkil berhasil ditemukan.
"Daftar alat bukti Aceh Singkil diketahui tidak hilang. Hanya terselip," katanya.
Atas adanya pencurian tersebut, MK berharap kepolisian segera mengusut dan menemukan berkas yang hilang itu. "MK berharap kepolisian bisa segera mengungkap kasus ini," tutupnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, selain berkas pilkada Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua, yang dicuri, empat petugas Mahkamah Konstitusi (MK) juga mengambil berkas Pilkada DIY. Di mana saat ini dua petugas MK sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Dari keterangannya seperti itu. Fotocopy berkas pilkada. Ada DIY, Salatiga kemudian ada Sangi," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/4).
Namun, kata Argo, hal itu belum terbukti. Sebab, saat ini penyidik tengah mencari berkas tersebut.
"Tadi malam diperiksa sekarang masih dalam, dia ngaku seperti itu (berkas DIY, Salatiga, dan Sangi dicuri juga). Berkasnya sedang kita cari," kata Argo.
Baca juga:
Berkas gugatan di MK dicuri, masyarakat Dogiyai tuntut keadilan
Sekuriti curi dokumen karena disuruh Kasubag MK
Selain Dogiyai, berkas pilkada DIY, Salatiga dan Sangihe juga dicuri
Curi berkas Pilkada Dogiyai, 2 petugas keamanan MK jadi tersangka
Kelakuan PNS dan sekuriti berani curi berkas penting di MK
Fadli minta pencurian dokumen Pilkada Dogiyai di MK diinvestigasi
Pencurian berkas sengketa Pilkada pertama kali terjadi di MK