Menteri Puan tidak hadir saat Jokowi umumkan kenaikan BBM
Mungkinkah Puan tidak datang saat Jokowi umumkan kenaikan BBM karena tidak sejalan dengan presiden?
Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Untuk jenis premium, mengalami kenaikan Rp 2.000 dari harga Rp 6.500 menjadi Rp 8.500. Sedangkan solar dari Rp 5.500 jadi Rp 7.500.
Pantauan merdeka.com, Senin (17/11) sejumlah Menteri Ekonomi turut hadir ke Istana saat Jokowi mengumumkan kenaikan BBM. Namun, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani tidak menunjukkan batang hidungnya.
Padahal, Puan membawahi sejumlah kementerian terkait kesejahteraan rakyat. Harusnya, jika BBM naik, kesejahteraan rakyat menjadi prioritas utama dari Puan Maharani. Dari bidang kesejahteraan, hanya tampak Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan.
Jika menilik ke belakang, sosok Puan memang paling keras menolak kenaikan BBM pada tahun 2012. Puan bersama politikus PDIP lain walk out saat rapat paripurna pembahasan BBM.
Bahkan, Puan terlihat menitikkan air mata. Putri Megawati Soekarnoputri ini kecewa dengan cara Ketua DPR Marzuki Alie memimpin sidang.
"Kenapa kami meninggalkan paripurna karena kami melihat ada dua pelanggaran oleh pimpinan sidang, yaitu Ketua DPR Marzuki Alie," kata Puan dua tahun silam.
Mungkinkah Puan tidak datang saat Jokowi umumkan kenaikan BBM karena tidak sejalan dengan presiden?
Baca juga:
BBM naik, Ical ngaku sudah dapat bocoran dari JK lewat SMS
Ini ekspresi Jokowi dan menteri saat umumkan kenaikan BBM
Naikkan harga BBM, pemerintah tak perlu izin DPR
Premium naik jadi Rp 8.500 per liter, solar Rp 7.500 per liter
Menengok suasana Jokowi pimpin rapat kabinet bahas kenaikan BBM
Sejarah panjang kenaikan harga BBM dari Soeharto hingga Jokowi