Mega: Kader yang tak mau disebut petugas partai keluar!
"Saya juga petugas partai yang dikukuhkan kongres untuk memimpin 5 tahun lagi," kata Megawati.
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan peringatan keras di pidato penutupan Kongres IV. Megawati menegaskan, setiap kader PDI Perjuangan, yang tidak mau disebut petugas partai dipersilakan keluar.
"Kalian adalah petugas partai, perpanjangan tangan partai. Kalau ada yang tidak mau disebut petugas partai, keluar!" tegas Megawati dalam pidato penutupan Kongres IV PDI Perjuangan di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Sabtu (11/4).
Megawati menegaskan semua kader PDI Perjuangan adalah petugas partai, tak terkecuali dirinya.
"Saya juga petugas partai yang dikukuhkan kongres untuk memimpin 5 tahun lagi," kata Megawati yang dipilih secara aklamasi sebagai ketua umum periode 2015-2020.
Megawati menambahkan, kepemimpinan di PDI Perjuangan bukan totaliter, kendati sebagai ketua umum dia diberi wewenang oleh Kongres untuk menentukan mekanisme demokrasi di tubuh partai.
"Saya harus membatasi diri saya sendiri demi kepentingan rakyat, sesuai UUD 1945 dan Pancasila 1 Juni 1945," kata Megawati menambahkan rakyat adalah cakrawati (pucuk pimpinan).
Baca juga:
PDIP dorong Jokowi tetapkan Soekarno sebagai Bapak Bangsa
Sikap politik Kongres PDIP: Kawal kebijakan Jokowi sesuai Trisakti
Politikus PDIP: Pidato Mega di kongres memuaskan
Pernyataan Mega soal kaum oportunis penelikung dinilai aneh
Gantikan Maruarar di DPP PDIP, Sukur Nababan tak merasa terbaik
5 Fakta penangkapan kader PDIP di tengah Kongres
Ini anak-anak Megawati yang jadi kader inti PDIP