Masinton beberkan alasan Rini layak masuk reshuffle jilid II
Rini dituding telah lama diperingatkan Presiden Jokowi soal kinerjanya.
Politikus PDIP, Masinton Pasaribu membuka kemungkinan ada reshuffle jilid II di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Menurutnya, salah satu menteri yang berpeluang besar terkena reshuffle adalah Menteri BUMN, Rini Soemarno.
"Pengangkatan dan pemberhentian menteri itu hak prerogatif Presiden. Tapi Presiden sudah memberikan warning pada Kementerian BUMN. Kalau sudah diwarning tapi tak mengindahkan ditambah skandal Garuda bisa aja diganti oleh Presiden kapan saja," kata Masinton saat dihubungi merdeka.com, Selasa (18/8).
Masinton menambahkan kesalahan Rini adalah soal keinginannya membeli pesawat airbus oleh PT Garuda Indonesia. Hal itu juga sempat mendapat kritik dari Menko Kemaritiman Rizal Ramli.
"Kemunculan skandal Garuda, sangat terbuka melakukan keinginan reshuffle. Kan udah diberikan warning oleh Presiden. Selain itu setelah diberikan warning terbuka lagi ada skandal Garuda. Itu berpotensi merugikan negara. Dengan pembelian pesawat itu yang rutenya internasional. Sedangkan Garuda enggak kuat berkompetisi di pasar internasional," tuturnya.
Anggota Komisi III Fraksi PDIP ini menegaskan seharusnya skandal Garuda tersebut dibongkar. Diduga kuat ada permainan Rini Soemarno di dalamnya.
"Di balik rencana pembelian pesawat airbus berbadan besar itu melibatkan Menteri. Ada motif apa di balik itu. Kita sudah tahu bisnis pembelian Garuda sebelumnya itu rugi karena penerbangan internasional. Kalau sekarang dipaksa pembelian pesawat berbadan besar, padahal sebelumnya mengalami kerugian. Itu harus diusut karena menyangkut BUMN. Itu milik publik, milik rakyat," ujarnya.
Meski begitu Masinton menyebutkan reshuffle atau tidak merupakan wewenang prerogatif dari Jokowi. Namun publik bisa menilai menteri mana yang kemungkinan direshuffle berdasarkan kinerjanya.
"Tapi itu kan kewenangan Presiden, enggak bisa kita ikut campur," tutupnya.
Baca juga:
Dukung reshuffle jilid II, ini canda Ruhut jika jadi menteri Jokowi
Demokrat dukung Jokowi jika ingin lakukan reshuffle kabinet jilid II
Politisi PDIP sebut Jokowi akan reshuffle kabinet lagi pada Oktober
Reshuffle jangan bikin koordinasi antar kementerian lamban
'Pramono jadi Seskab buat perbaiki administrasi yang kacau balau'
Di depan pedagang, Rachmat Gobel akui Mendag Lembong lebih hebat