LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ma'ruf Amin fokus kampanye di tempat Jokowi kalah karena isu agama

Ma'ruf Amin fokus kampanye di tempat Jokowi kalah karena isu agama. Sekretaris Jenderal PKB itu menjelaskan strategi ketokohan Ma'ruf dalam berkampanye. Mereka akan mengedepankan sosok ulama sungguhan. Tak seperti pihak-pihak yang menggunakan agama sebagai tempelan.

2018-09-18 21:32:00
Ketua MUI Maruf Amin
Advertisement

Bakal calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin akan fokus kampanye ke wilayah di mana suara Joko Widodo hilang pada 2014 lalu. Daerah yang diutamakan untuk Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkampanye adalah Provinsi Jawa Barat dan Banten.

Wakil Ketua Koalisi Indonesia Kerja (KIK), Abdul Kadir Karding mengakui Ma'ruf ditugaskan untuk meraup suara pemilih yang terpengaruh politik identitas pada 2014 lalu.

"Ya terutama kalah karena isu politik identitas Pak Kiai Ma'ruf akan kita maksimalkan di sana," kata Karding di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (18/9).

Advertisement

Sekretaris Jenderal PKB itu menjelaskan strategi ketokohan Ma'ruf dalam berkampanye. Mereka akan mengedepankan sosok ulama sungguhan. Tak seperti pihak-pihak yang menggunakan agama sebagai tempelan.

"Kan banyak orang berkampanye atas nama agama. 'Saya ini tokoh agama yang harus dipilih didukung karena sayalah mewakili agama-agama ini padahal ya enggak pernah melaksanakan syariat-syariat agama salat saja jarang-jarang itu," tutur Karding.

Menurutnya masyarakat harus ditawarkan pemimpin yang memang menjalankan syariah. Pemimpin yang mengembangkan program keumatan.

Advertisement

Karding menyindir kubu koalisi oposisi yang seolah menggadang-gadang bakal cawapres Sandiaga Uno sebagai tokoh Islam. Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri saat deklarasi dukungan menyebut Sandiaga sebagai santri post-islamisme. Baru-baru ini Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menyebut Sandiaga sebagai ulama

"Mana ada ulama mendadak, mana ada honoris ulama itu enggak ada itu. Jadi aneh-aneh sekarang ada santri post Islamisme saya sendiri enggak ngerti artinya itu. Sekarang ada pemberian gelar ulama kepada orang yang enggak pernah nyantri belajar agama susah sudah kasihan umat Islam ya," ujarnya.

Baca juga:
Ma'ruf soal Kwik Kian Gie di kubu Prabowo: Konsep ekonomi saya oke-oke saja
Ma'ruf Amin di acara Perindo: Kalau hari ini jadi cawapres nanti wapres
Farhat Abbas dipolisikan terkait postingan 'Pilih Pak Jokowi Masuk Surga'
Tanggapi tudingan Demokrat, NasDem ungkit foto Fadli Zon dan Setnov bersama Trump
Ma'ruf Amin mundur dari ketua MUI jika jadi wakil presiden
Tim kampanye tak masalah Jokowi-Ma'ruf dapat nomor berapapun di Pilpres

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.