LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Mahyudin usul pengurus Golkar dipangkas dari 370 jadi 200 orang

Mahyudin usul pengurus Golkar dipangkas dari 370 jadi 200 orang. Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar Mahyudin mengatakan, sangat penting dilakukan perombakan kepengurusan di bawah Ketua Umum (Ketum) yang baru. Menurutnya formasi kepengurusan saat ini dinilai terlalu gemuk.

2017-12-19 16:14:00
Partai Golkar
Advertisement

Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar Mahyudin mengatakan, sangat penting dilakukan perombakan kepengurusan di bawah Ketua Umum (Ketum) yang baru. Menurutnya formasi kepengurusan saat ini dinilai terlalu gemuk.

"Saya kira itu penting. Sekarang itu menurut paham saya terlalu gemuk sehingga tidak dinamis dan tidak lincah dalam pengambilan keputusan. Dan biasanya juga pengurus banyak yang titip-titip nama tapi kerjanya enggak," ungkapnya ditemui di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/12).

Karena itulah, lanjutnya, memang perlu dilakukan perombakan sehingga formasi kepengurusan bisa lebih ramping dan lebih dinamis. Sehingga bisa bergerak cepat mempersiapkan diri melakukan kegiatan kegiatan politik jelang Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Saat ini ada 370 pengurus. Ia mengusulkan agar dirampingkan menjadi 200 pengurus. Terkait bidang apa saja yang akan dipertahankan atau dilebur dengan bidang lain diserahkan sepenuhnya pada Ketum.

"Terkait bagaimana bidang-bidang itu nanti tergantung ketua umum bagaimana hasil munas ini terkait struktur. Karena kabar yang saya dengar ketua harian akan tidak ada," kata Mahyudin.

Mengenai posisinya sebagai Wakil Ketua MPR, Mahyudin mengatakan, untuk menggantinya harus mengikuti acuan UU MD3. "Untuk mengganti saya kan ada UU MD3. Ada enggak aturan MD3 yang mengatakan posisi saya bisa diganti partai politik?" ujarnya.

Terkait isu Titiek Soeharto akan menjadi Wakil Ketua MPR karena gagal jadi Ketum, ia mengatakan bisa jadi ada benarnya. Hanya saja, ia mengulang mengganti pimpinan MPR harus mengacu UU MD3.

"Bisa jadi seperti itu. Tapi untuk bargain Ketua MPR kan ada mekanisme MD3 jadi semuanya tidak dari keputusan politik di partai ini," tutupnya.

Baca juga:
Priyo Budi Santoso cari peluang lawan Airlangga di Munaslub Golkar
Akbar Tandjung sebut Setnov bisa dipecat jika ada usulan di Munaslub
Idrus sebut istilah perombakan pengurus di Munaslub bisa bikin Golkar tak kondusif
Tanggapi Jokowi, JK sebut faksi-faksi di internal Golkar tak berarti berseteru
Ridwan Kamil minta SK pencabutan dukungan Golkar yang asli, bukan fotokopi
Belum ada usulan ganti Ical dari Ketua Dewan Pembina Golkar di Munaslub
JK kritik Golkar di bawah Airlangga cabut dukungan terhadap Emil, sebut tak kredibel

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.