LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Mahyudin Harap Tatib DPD Tak Memihak Pihak Tertentu

Anggota DPD 2019-2024 asal Kalimantan Mahyudin mengatakan, tata tertib (tatib) DPD 2019-2024 harus berlaku adil bagi semua pihak. Dia berharap tatib tersebut tidak boleh hanya untuk pihak tertentu.

2019-09-28 00:55:56
DPD
Advertisement

Anggota DPD 2019-2024 asal Kalimantan Mahyudin mengatakan, tata tertib (tatib) DPD 2019-2024 harus berlaku adil bagi semua pihak. Dia berharap tatib tersebut tidak boleh hanya untuk pihak tertentu.

"Saya setuju DPD 2019-2024 membuat tatib sendiri yang berlaku untuk semua pihak," kata politisi Partai Golkar dan Wakil Ketua MPR ini saat memberi sambutan pada diskusi bertema 'Membedah Tata Tertib DPD RI' di Century Park Hotel, Jakarta, Jumat (27/9).

Diskusi hari ini menghadirkan pembicara Prof Dr John Pieris, Dr La Ode Ida, Feri Amsari, Fahira Idris, dan Muhammad Asri Anas.

Advertisement

Mahyudin mengaku sudah mendengar ribut-ribut soal tatib DPD. Tetapi, karena masih di luar, ia belum bisa berbuat apa-apa.

"Seharusnya tatib bisa dibahas dengan baik, tidak jelimet dan melahirkan pemikiran objektif," tambahnya.

Sebelumnya, anggota DPD terpilih 2019 20124, Tamsil Linrung mengatakan, tatib DPD yang bermasalah harus ditertibkan dan diselesaikan dengan baik. Jika tidak diselesaikan, konflik akan berkepanjangan.

Advertisement

"Tujuan akan jadi ilusi jika konflik internal dilaksanakan dengan baik, agar DPD damai tanpa konflik," kata Tamsil saat memberi kalimat pengantar pada diskusi tersebut.

Anggota DPD Muhammad Asri Anas berharap siapapun yang kelak terpilih sebagai pimpinan DPD RI 2019-2024 harus bisa memperbaiki keadaan.

"Marwah DPD harus dikembalikan. Perbaikilah DPD agar kembali ke rel yang benar," kata Senator asal Sulawesi Barat itu.

Tatib yang menjadi polemik ini memang mengundang kericuhan saat disahkan pada Sidang Paripurna di Gedung DPD, Rabu, 18 September lalu. Kericuhan terjadi ketika sejumlah anggota melontarkan interupsi saat Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD Mervin Sadipun Komber hendak menyampaikan laporan.

Kericuhan diperparah ketika pimpinan sidang, Akhmad Muqowam, tidak mengindahkan interupsi yang disampaikan oleh sejumlah anggota DPD.
Meski hujan protes bermunculan, Akhmad Muqowam terlihat tetap mengetuk palu sebagai tanda Tatib periode mendatang telah disahkan.

Jauh hari sebelum Sidang Paripurna, 18 September, masalah perubahan Tatib sudah ramai dipersoalkan, karena isinya hanya ingin menjegal calon tertentu yang berniat maju dalam proses pemilihan pimpinan DPD nanti.

Baca juga:
VIDEO: Ketua DPD Nilai Perppu UU KPK Bisa Tenangkan Semua Pihak
Tatib DPD Mengalami Perubahan, Salah Satunya Pimpinan Tak Boleh Cacat Etika
Pengesahan Tatib DPD RI Meresahkan Anggota Baru yang Sedang Orientasi
Kubu Hemas Tuding Pengesahan Tatib DPD Akal-akalan Pendukung OSO
VIDEO: Sidang DPD Ricuh, Anggota Nyaris Adu Jotos
BK DPD Bantah Jegal GKR Hemas jadi Pimpinan Senator
Jelang Sidang DPD, GKR Hemas Kunjungi Kediaman Sabam Sirait

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.